Kamis, 18 Jun 2026 17:31 WIB

65 Hektare Lahan Perhutani di Ponorogo Akan Ditanami Serai dan Jahe Merah

Penanda kerja sama antara Pemkab Ponorogo dengan PT Bintang 7.(Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Penanda kerja sama antara Pemkab Ponorogo dengan PT Bintang 7.(Foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

Ponorogo - Lahan seluas 65 hektare milik Perhutani di Desa/Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, disiapkan untuk menanam serai wangi dan jahe merah. Pemanfaatan itu bekerja sama dengan PT Bintang 7.

"65 Hektare lahan disiapkan untuk memproduksi jahe merah dan serai wangi," ujar kepala Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian koperasi dan UKM Edy Satriya, Rabu (24/8/2022).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kerja sajam tersebut juga membuka lapangan kerja. Warga dapat mengelola lahan Perhutani. Kemudian hasilnya sudah ada yang siap menampung, yakni PT Bintang 7. Mereka sekaligus penyangga harga untuk para petani. Kalau harganya tinggi, petani tetap dibayar dengan harga yang sepakati. Jika harga rendah, tetap dibeli lebih tinggi dari pasaran.

"Ini adalah bisnis to bisnis. Simbiosis mutualisme. Dibeli Rp60 ribu, tadi saya dengar. Itu harga penyulingan atau mentah, belum tahu saya," ungkap Edy

Baca Juga: Ratusan Desa dan Kelurahan di Tulungagung Kesulitan Bangun KDKMP, Ini Sebabnya

Sementara itu, Wakil Bupati Ponorogo Lisdyarita mengaku beruntung. Sebab setelah pandemi Covid-19, petani dapat kesempatan untuk bekerja sama dengan PT Bintang 7. Bahkan untuk harga dan segala macamnya sudah ada kesepakatan.

"Ke depannya nanti saya yakin petani serai wangi dan jahe merah, In Sya Allah akan maju di Ponorogo," tambahnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Dia mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo terima kasih karena ada kerja sama. Hal itu membuat petani bisa semangat.

"Jangka waktu setahun dulu, satu sesi dulu. Tidak hanya serai wangi, Bintang 7 produksi susu di Pudak. Harapan saya begitu," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.