Senin, 15 Jun 2026 11:14 WIB

Taman Mahoni, Wisata Bernuansa Alam di Bantaran Sungai Bengawan Solo

Wisata Taman Mahoni di Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Wisata Taman Mahoni di Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Akhir pekan merupakan waktu yang tepat untuk berwisata. Bagi Anda yang sedang mencari spot wisata bernuansa alam dan murah meriah, Taman Mahoni di Desa Kendal Kecamatan Sekaran, Lamongan, bisa jadi pilihannya.

Selain keindahannya, wisata yang berada tepat di bantaran Sungai Bengawan Solo ini juga menawarkan berbagai wahana refreshing. Mulai dari permainan tempo dulu hingga kekinian. Di antaranya engkle, lompat tali, petak umpet, layangan, congklak, seni musik tongklek sampai egrang.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Taman Mahoni dibangun menggunakan dana swadaya pemuda pada 2018. Kini tempat wisata tersebut terus mengalami perkembangan pesat dengan penambahan sejumlah wahana permainan. Bahkan sejumlah sudut diperbaharui hingga desainnya.

"Awalnya kami hanya bangun taman ekspresi yang di sudut desa. Baru sejak pandemi Covid-19, kami mulai bangun lagi Taman Mahoni dan alhamdulilah sekarang banyak wahana permainan bagi pengunjung," kata penggagas Taman Mahoni Ludi Ifranda (30), Sabtu (20/8/2022).

Wisata Taman Mahoni di Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)Wisata Taman Mahoni di Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Dulunya, destinasi wisata tersebut merupakan lahan nonproduktif yang hanya ditumbuhi semak belukar. Bahkan konon sering dijadikan tempat pacaran oleh sejumlah anak muda.

Setelah diubah dan dijadikan sebagai tempat wisata, setidaknya ada 700 pengunjung setiap harinya. Bahkan pada Sabtu dan Minggu, jumlah pengunjung bisa mencapai 1.000 orang lebih.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Kalau masuk ke sini ya gratis, mas. Cuma kalau mau naik flying fox, jembatan balok, jembatan gantung wall climbing, naik motor ATV harus bayar Rp1.000. Satu lagi, pengunjung juga bisa membawa oleh-oleh khas yang dibuat warga kami," pungkasnya.

Kini, wisata Taman Mahoni terus dikembangkan. Terbaru, wisata ini bakal dimasukkan dalam agenda tahunan ekspedisi susur Sungai Bengawan solo.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.