Senin, 22 Jun 2026 19:57 WIB

Sah Jadi Ketua Muslimat Kota Mojokerto, Ning Ita: Teguhkan Aswaja, Jaga NKRI

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) saat dilantik jadi Ketua PC Muslimat (Foto: Vandi for jatimnow.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) saat dilantik jadi Ketua PC Muslimat (Foto: Vandi for jatimnow.com)

Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) dikukuhkan sebagai Ketua PC Muslimat Masa Khidmat 2022-2027.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muslimat NU Jawa Timur Masruroh Wahid di Hall Prajna Wibawa Gedung MPP Gajah Mada, Kota Mojokerto.

Baca Juga: NBI Usulkan Duet Kiai dan Intelektual Muda Pimpin PBNU 2026-2031

Ning Ita mengatakan, menduduki kursi ketua menjadi sebuah kesempatan baginya untuk mendedikasikan diri dalam meneruskan perjuangan muassis Muslimat NU. Terlebih, momen pelantikan juga bertepatan di bulan Muharom yang menjadi bulan sosial bagi Muslimat NU.

"Semoga seluruh pengurus cabang Muslimat NU yang dilantik dapat menempatkan amanah jabatan ini sepenuhnya dilandasi dengan niat sosial tanpa mengharap apapun, kecuali ridho Allah," terang Ning Ita, Kamis (18/8/2022).

Menurut Ning Ita, dalam meneguhkan perannya, Muslimat NU tidak hanya hadir di ruang lingkup dakwah saja. Melainkan juga mengambil peran penting dalam pendidikan, kesehatan, ekonomi, hukum dan kebangsaan.

Karena itu, peran Muslimat NU juga diperkuat dengan berkolaborasi bersama Pemkot Mojokerto dalam pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) pada Agustus-September.

Ning Ita menyebut, muslimat di setiap ranting berperan aktif dalam pelaksanaan imunisasi melalui sekolah dan posyandu.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) saat dilantik jadi Ketua PC MuslimatWali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) saat dilantik jadi Ketua PC Muslimat

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

PC Muslimat NU Kota Mojokerto juga sudah berproses untuk berjejaring di bidang kesehatan lainnya dengan melaksanakan MHnet. Sebab perbandingan 1 dokter melayani rata-rata 433 orang (standar Permenkumham 34 Tahun 2016 1 dokter: 2.500 orang), sehingga tidak memungkinkan lagi mendirikan klinik sendiri.

"InsyaAllah segera dengan SK (surat keputusan) yang kami terima, selanjutnya saya akan menandatangani perjanjian kerja sama MHnet dengan Klinik Chiko," bebernya.

Demikian juga di bidang ekonomi, terdapat 73 anggota muslimat yang mengikuti program inkubasi wirausaha dan produksinya sudah berhasil kurasi. Dengan terbentuknya UMKM itu, harapannya bisa meningkatkan kemandirian muslimat NU untuk kesejahteraabn umat sesuai tema HUT ke-76 Muslimat NU.

Peningkatan peran juga dilakukan di bidang pendidikan. Melalui kerja sama dengan STIT Raden Wijaya dan Baznas Kota Mojokerto, anggota muslimat berkesempatan mendapat beasiswa S1.

Baca Juga: Muktamar NU, Menjaga Sang Pendiri NKRI dari Intervensi

Tak ketinggalan, bidang keanggotaan dan kaderisasi juga terus dikembangkan dengan meningkatkan anggota muslimat dari semula 3.274 orang menjadi 8.049 anggota.

"Semoga ke depan muslimat NU Kota Mojokerto bisa semakin meneguhkan aswaja, meningkatkan kemandirian organisasi dan menjaga NKRI," sambung Ning Ita.

Sementara Ketua PW Muslimat NU Jatim, Masruroh Wahid mengaku bangga dengan kemajuan PC Muslimat NU Kota Mojokerto. Karena itu, dia berharap kota terkecil di Jatim ini bisa memberikan kontribusi melalui kerja nyata pada masyarakat.

"Kecil ini adalah mutiara, kecil ini adalah permata. Maka itu yang kami harapkan untuk Muslimat NU Kota Mojokerto," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.