Selasa, 16 Jun 2026 02:05 WIB

Miris, Petani hingga Buruh Pabrik Terlibat Peredaran Narkoba di Jombang

Ilustrasi narkoba
Ilustrasi narkoba

Jombang - Satresnarkoba Polres Jombang mengungkap 5 kasus narkoba dengan 7 orang tersangka. Barang bukti sabu hingga pil koplo disita dalam pengungkapan kasus ini.

7 orang yang kini sudah tersangka dan ditahan itu adalah JS (23) asal Jombang, CE (23) Surabaya. Lalu ED (42), SL (35), SR (30), DN (35) dan BR (35), kelimanya warga Wonosalam, Jombang.

Baca Juga: Dalam Tiga Bulan, Polres Lamongan Ciduk 40 Pengedar Narkotika

"Dari ketujuh tersangka, ada karyawan pabrik, petani hingga pekerja serabutan. Mereka kami tangkap di lokasi berbeda," ungkap Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP Riza Rahman, Selasa (16/8/2022).

Riza menjelaskan, dari penangkapan JS, disita barang bukti 4 paket sabu yang jumlahnya 1,06 gram. Lalu pipet kaca yang terdapat sisa sabu 1,09 gram; timbangan elektrik dan satu ponsel.

Selanjutnya diamankan tersangka CE, hasil limpahan Ditresnarkoba Polda Jatim. Barang bukti 6 klip sabu dengan jumlah total 4,75 gram, HP dan dua unit timbangan elektrik.

Pengembangan terus dilakukan hingga anggota meringkus ED di rumahnya. Di sini, disita pipet kaca dengan sisa sabu 1,34 gram; plastik klip sisa sabu 0,13 gram; potongan sedotan, plastik pembungkus dan korek api serta handphone.

Kolase para tersangka dan barang bukti narkoba (Foto: Humas Polres Jombang)Kolase para tersangka dan barang bukti narkoba (Foto: Humas Polres Jombang)

Baca Juga: Gerebek Kontrakan di Babat, Polres Lamongan Ringkus Residivis Pengedar Narkoba

Setelahnya, anggota menangkap SL, dengan barang bukti sabu 1,28 gram yang terbungkus dalam 6 plastik klip. Juga pipet kaca dengan sisa sabu 2,11 gram; plastik kosong; potongan sedotan; korek api; gunting, cutter; timbangan digital: HP serta 9 botol plastik masing masing berisi 1000 butir pil double l milik A yang saat ini masih DPO.

"SL ini termasuk jaringan luar kota, yakni di Mojokerto. Namun mengedarkan sebagian di Jombang. Kita amankan hasil pengembagan tersangka di Wonosalam," beber Riza.

Dari pemeriksaan SL, diperoleh informasi bahwa jaringan peredaran narkoba ini juga melibatkan SR. Selanjutnya anggota mengamankan SR di rumahnya dengan barang bukti sabu 5,20 gram; pipet kaca berisi 1,62 gram; sedotan dan botol plastik serta handphone.

Baca Juga: Sumenep Geger, Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pantai Kahuripan

Kemudian anggota menangkap dua tersangka terakhir, yaitu DN dan BR. Keduanya ditangkap saat pesta sabu. Dari keduanya disita 1 plastik klip berisi sabu 0,21 gram; pipet kaca dengan sisa sabu 1,65 gram; botol minuman sebagai bong; korek api serta sebuah ponsel.

"Penangkapan mereka merupakan hasil pengembangan dari kasus sebelumnya," tegas Riza.

Dia menyebut, pengungkapan lima kasus peredaran narkoba dengan 7 tersangka itu merupakan hasil penyelidikan dan analisa timnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.