Jumat, 19 Jun 2026 01:00 WIB

Beri Inspirasi Kaum Perempuan, Risma Cerita Beratnya Tutup Dolly

Risma saat memotivasi 100 ilmuan perempuan/Foto: Arry Saputra
Risma saat memotivasi 100 ilmuan perempuan/Foto: Arry Saputra

jatimnow.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang sudah terkenal dengan segudang prestasinya., terutama dalam menata Kota Surabaya, tentunya menjadi inspirasi kaum perempuan.

Inspirasi itu pun ditularkan ketika menjadi pembicara dalam acada First Congress Organization for Woman in Science in the Developing World (OWSD) di Hotel Sheraton Surabaya, Kamis (19/7/2018).

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Di acara yang digelar oleh Departemen Kimia ITS itu, Risma memotivasi 100 ilmuwan wanita untuk memberikan kontribusi besar kepada bangsa ini.

Di hadapan para peserta kongres, Risma mengaku tidak mudah menjadi seorang Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya. Banyak tantangan yang dia hadapi sebagai pemimpin dari sebuah kota terbesar kedua di Indonesia.

Salah satu tantangan terbesarnya adalah menutup pusat perdagangan perempuan terbesar se-Asia yaitu eks lokalisasi Dolly.

“Saya mulai tahun 2012, dan hampir setiap bulan saya bekerjasama dengan aparat kepolisian perlahan-lahan membebaskan wilayah tersebut,” jelasnya.

Pasca berhasil menutup lokalisasi Dolly pada 2014, usahanya untuk memberantas prostitusi tak hanya sampai di situ. Gang Dolly pun diubah menjadi sentra Usaha Kecil dan Menengah (UKM) agar masyarakat sekitar tidak kembali lagi terlibat dalam dunia prostitusi. 

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Risma pun menjelaskan lebih detail tentang pemasaran produk eks lokalisasi ketika ada salah satu peserta yang bertanya pemasarannya. Ia memastikan bahwa produk UKM eks lokalisasi Dolly kini sudah mendunia.

“Pada tanggal 25-27 Juli nanti, saya juga akan meresmikan pembukaan outlet UKM di Kota Liverpool, Inggris. Wali Kota Liverpool membantu kita untuk memasarkan produk di sana,” terangnya.

Presiden OWSD Indonesia National Chapter Sri Fatmawati menjelaskan bahwa ia mendatangkan Risma sebagai pembicara karena sosoknya yang dianggap dapat mewakili kaum perempuan yang menginspirasi dengan berkontribusi besar bagi bangsa ini.

“Kami berharap setelah selesai kongres ini, nantinya semua gagasan yang sudah kami share bersama, dapat kami implementasikan untuk kebaikkan masyarakat Indonesia, khususnya para perempuan,” pungkasnya.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

 

Reporter: Arry Saputra

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.