Sabtu, 13 Jun 2026 03:48 WIB

Nama Desa di Kediri ini Memang Pesing, Tapi Nggak Perlu Tutup Hidung

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Minggu, 14 Agu 2022 15:41 WIB
Gapura Desa Pesing, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Gapura Desa Pesing, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Kediri - Di Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, ada sebuah desa yang namanya sontak bikin mikir dua kali para pengendara yang melintas.

Namanya yakni Desa Pesing. Tenang, anda tidak perlu menutup hidung jika ingin berkunjung ke wilayah tersebut. Namun bukan tanpa alasan desa ini diberi nama pesing.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Bardi, warga setempat, tak menampik jika nama desanya diambil dari pesing yang artinya aroma tak sedap dari air kencing.

Menurutnya, sebelum kemerdekaan, wilayah setempat yang masuk dalam kawasan pabrik gula Purwoasri, sering beraroma tidak sedap akibat dari kotoran sapi. Hewan ini digunakan untuk menarik cikar sebagai alat pengangkut tebu yang dioperasikan pasukan Belanda.

“Jadi dulu cerita dari mbah-mbah, di sini kawasan pabrik gula Purwoasri, mereka menggunakan sapi untuk mengangkut tebu. Baunya pesing memang dulu,” urai pria kelahiran 1958 itu, Minggu (14/8/2022).

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Sejak tahun 1930an, sejumlah warga telah menempati desa tersebut. Mereka kebanyakan adalah pasukan Laskar Diponegoro yang lari dari Kudus Jawa Tengah. Termasuk keluarganya.

“Di sini dulu daerah operasinya Belanda. Banyak warga yang kena mortir begitu,” tambah sepupu Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, tersebut.

Tapi di tahun 1947, Belanda diusir oleh warga dari Desa Pesing ini. Pabrik gula juga dirusak. Penduduk di desa pun terus berkembang hingga saat ini.

Baca Juga: Khofifah Komitmen Jatim Garda Terdepan Penguatan Industri Gula Nasional

Desa Pesing kian santer diketahui setelah sejumlah elemen warganya menyerukan dukungan untuk Panglima TNI ke-18 Jenderal TNI (Purn) Moeldoko, sebagai capres pada pemilu 2024.

Kepala Staf Kepresidenan di pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin itu lahir dan besar di desa tersebut.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.