Minggu, 21 Jun 2026 03:06 WIB

Hektaran Padi Milik Petani di Lamongan Rusak Diterjang Hujan Angin

Hektaran padi milik petani di Lamongan yang rusak diterjang hujan angin (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Hektaran padi milik petani di Lamongan yang rusak diterjang hujan angin (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Hektaran tanaman padi milik petani di beberapa kecamatan di Kabupaten Lamongan rusak diterjang hujan angin.

Padi yang roboh itu tepatnya berada di Desa Sidomulyo, Dinoyo, Sugihwaras dan Deket Kulon. Tidak hanya di wilayah Deket, sejumlah daerah seperti Kecamatan Turi dan Kalitengah juga mengalami hal serupa.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Salah satu petani di Desa Dinoyo, Kecamatan Deket, Suwoto mengungkapkan bahwa padi-padi miliknya sudah memasuki akhir masa tanam atau jelang panen, dengan umur 2 bulan 15 hari.

"Imbas cuaca kemarin malam, hujan angin cukup kencang, padi saya banyak yang roboh," terang Suwoto, Minggu (14/8/2022).

Dia berharap, cuaca yang tidak menentu ini tidak berlarut-larut. Karena dia dan petani lain sudah terlanjur menanam padi.

"Biasanya didirikan lagi (padinya). Tapi kan juga butuh biaya, repot juga kalau berlanjut," terangnya.

Baca Juga: Jatim Bebas Hujan Petir, Hanya Sumenep Berpotensi Dilanda Angin Kencang

Para petani harus merogoh kocek lagi untuk menghindari gagal panen akibat benih padi terendam air.

Sementara petani lain, Misbah mengaku khawatir cuaca buruk saat ini akan berdampak pada anjloknya harga jual gabah.

"Bayang-bayang gagal panen, cuacanya kayak gini bisa-bisa harga jual gabah anjlok," tutur dia.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Angin Kencang Intai 8 Daerah di Jatim Hari Ini

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Gunadi mengaku belum menerima laporan terkait kejadian tersebut.

"Belum ada laporan. Segera kita tindaklanjuti mas," ungkapnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.