Senin, 22 Jun 2026 05:03 WIB

Ofisial-Pemain Persik Kediri Kejar Wasit Usai Dikalahkan Borneo FC di Kandang

Kericuhan saat Ofisial Persik Kediri mengejar wasit (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Kericuhan saat Ofisial Persik Kediri mengejar wasit (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Kediri - Ofisial dan pemain Persik Kediri mengejar wasit usai laga melawam Borneo FC, pekan keempat Liga 1 2022/2023. Dalam laga ini, Tim Macan Putih kalah dari tamunya Pesut Etam dengan skor 1-2, Jumat (12/8/2022).

Ofisial dan pemain Persik melakukan protes terhadap kepemimpinan wasit Dwi Susilo dari Jakarta yang dianggap tak adil.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

Beruntung polisi dengan cepat menyelamatkan sang pengadil dari kejaran ofisial dan pemain Persik. Bahkan polisi sempat bersitegang dengan Direktur Teknik Danilo Fernando.

Asisten Pelatih Persik Kediri, Johan Prasetyo enggan berkomentar terkait kepemimpinan wasit di laga itu. Dalam sesi post-match conference, dia menyerahkan ke publik untuk menilai.

"Biar teman-teman yang menilai. Saya tidak berwenang untuk mengomentari," terang Johan.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Dalam laga itu, ofisial Persik memang terlihat sangat reaktif dengan keputusan wasit sejak babak pertama. Danilo Fernando terlihat beberapa kali memprotes keputusan ke asisten wasit.

Sementara itu di luar lapangan, suporter mengepung pintu keluar pemain. Mereka menuntut pertanggungjawaban manajemen terkait hasil buruk Persik di awal musim ini.

Suara-suara sumbang juga terus diteriakkan suporter saat para pemain menuju bus hingga meninggalkan stadion.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Mereka tak puas dengan penampilan Arthur Irawan dan kawan-kawan di empat laga awal. Macan Putih belum pernah menang. Tiga kali kalah melawan Persita, Madura United dan Borneo FC serta hanya meraih satu kali hasil imbang melawan Bhayangkara FC di kandang.

Saat ini Persik berada di zona merah bersama Persib Bandung dan Persis Solo.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.