Kamis, 18 Jun 2026 21:20 WIB

Gas Pol! 60 Kades Terpilih di Lamongan Didesak Segera Susun RPJM Desa

Pelantikan 60 kades terpilih di Lamongan saat diambil sumpah jabatannya. (Foto-foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Pelantikan 60 kades terpilih di Lamongan saat diambil sumpah jabatannya. (Foto-foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

Lamongan - Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mendesak 60 kepala desa (Kades) terpilih di Kabupaten Lamongan untuk segera menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa.

60 Kades yang telah memenangkan kontestasi Pilkades serentak pada 26 Juli 2022 lalu itu diambil sumpahnya di hadapan Pejabat Pemerintah Kabupaten Lamongan, di Pendopo Lokantantra Jumat (12/8/2022) siang.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Setelah melewati proses perjuangan panjang, pada hari ini patut kita syukuri bahwa jabatan ini adalah amanah maka harus dijalankan sebaik-baiknya. Setelah ini Kades harus membuat RPJM Desa, yang isinya adalah sebagai perwujudan dari pembangunan desa yang akan dilakukan 6 tahun kedepan sebagaimana janji-janji kampanye," ucap Bupati yang akrab di sapa Yes tersebut.

Adapun ke-60 Kades tersebut berasal dari 6 desa Kecamatan Glagah, 5 desa Kecamatan Paciran, dan masing-masing 4 desa Kecamatan Turi, Tikung dan Karanggeneng. Kemudian masing-masing 3 desa Kecamatan Deket, Sekaran, Pucuk, Maduran, Babat, Sugio dan Solokuro.

Selanjutnya 2 desa Kecamatan Sukorame, Mantup, Ngimbang dan Kedungpring. Serta 1 desa masing-masing dari Kecamatan Brondong, Laren, Kalitengah, Karangbinangun, Kembangbahu, Bluluk dan Sukodadi.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Untuk itu, Pak Yes mendorong RPJM Desa tetap berpedoman pada visi misi RPJMD Lamongan 2021-2026 yakni terwujudnya kejayaan Lamongan yang berkeadilan.

"Desa-desa ini harus menjadi satu kesatuan sehingga program yg dilakukan berseiringan dengan kabupaten," lanjutnya.

Selain memunculkan potensi desa, pada kesempatan tersebut, Pak Yes mengajak para kades untuk cekatan dalam merespon kondisi sosial ekonomi yang terjadi pada warganya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Kades harus cekatan ketika warganya ada yang tidak mampu ke pusat kesehatan, sehingga bidan desa harus sigap datang ke rumah. Begitu pula merespon warganya yang sosial ekonominya kekurangan dan jangan sampai ada warganya yang tidak sekolah. Segera catat untuk dilaporkan dan dicarikan solusi," imbuhnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.