Jumat, 19 Jun 2026 07:22 WIB

Pemprov Jatim Jajaki Kerja Sama dengan Australia untuk Ekspor Manggis dan Kakao

Wagub Jatim Emil Elistianto Dardak saat memberi sambutan.(Foto: Pemprov Jatim/jatimnow.com)
Wagub Jatim Emil Elistianto Dardak saat memberi sambutan.(Foto: Pemprov Jatim/jatimnow.com)

Surabaya - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) menjajaki kerja sama dengan IA-CEPA ECP Katalis yang berasal dari Australia. Rencananya Jatim melakukan ekspor di sektor hortikultura, yakni manggis dan kakao.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Katalis Roadshow A Conversation With Katalis di four points by Sheraton. Menurutnya, ada lima tropical fruit potensial yang sedang dipelajari agar bisa masuk ke pasar Australia. Saat ini, pihak Pemprov Jatim sedang mempelajari persyaratan, aturan maupun akses pasarnya.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Alhamdulillah dari kelima tropical fruit dimulai dari manggis dan kakao. Keduanya membuka peluang studi agar Jatim bisa mendongkrak ekspor," ujar Emil dalam keterangan resminya, Kamis (11/8/2022).

Emil menegaskan, peluang kerja sama di sektor hortikultura sangat terbuka. Selain Sumber Daya Alam yang cukup, Katalis mau membuka diri terhadap Jatim untuk melangsungkan studi secara khusus terkait komoditas manggis melalui forum semacam ini.

"Jadi, nanti kami identifikasi dan matangkan untuk sentra-sentranya agar manggis bisa menjadi buah tropis yang bisa kami ekspor ke Australia," tuturnya

Rencana kerja sama di sektor hortikultura, yakni manggis, harus dilakukan secara step by step. Tujuannya untuk membuka potensi komoditas lain apabila ekspor kembali ke Australia.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Apabila studi manggis sudah bisa, maka untuk komoditas yang lain misalnya buah naga tidak sekompleks di awal. Sebab di awal ini kami babat alas. Walaupun beda komoditas, tapi beberapa metodologi bisa diulang dan itu lebih mudah," jelasnya.

Sebagaimana tercantum dalam Rencana Kerja 2022 dan sebagai lanjutan dari strategi 2021, keterlibatan di tingkat sub-nasional diharapkan dapat membawa program ini melampaui batas hingga ke daerah. Melalui jaringan Konsulat Jendral Australia, pemerintah daerah serta mitra industri yang relevan di tingkat subnasional.

"Saya harap, strategi ini bisa memberikan manfaat dan peluang bagi kedua negara serta tidak hanya mencerminkan luasnya peluang komersial antara Indonesia dan Australia, tetapi juga memperluas audiens secara keseluruhan," jelas Mantan Bupati Trenggalek itu.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Untuk diketahui, IA-CEPA ECP Katalis (Katalis) adalah program pengembangan perdagangan dan investasi unik yang didukung pemerintah untuk membuka potensi besar kemitraan ekonomi antara Indonesia dan Australia. Didirikan di bawah Program Kerjasama Ekonomi dalam Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia dan Australia (IA-CEPA ECP), Katalis memiliki tujuan untuk memfasilitasi perdagangan dan investasi yang memberikan keuntungan bagi kedua negara. Sekaligus mampu mengubah strategi bussiness-first menjadi aksi.

Tampak hadir dalam acara tersebut Duta Besar Indonesia untuk Australia Yohanes Kristiarto Soeryo Legowo, Konsulat Jenderal Australia untuk Indonesia Fiona Hoggart, Director Katalis Paul Barlett, Portal Manager Katalis Claire Ormerod, Lead Adviser Skills of Katalis Clarice Campbell, Lead Adviser Skills Market Integration of Katalis Brian Ramsay.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.