Rabu, 17 Jun 2026 22:59 WIB

Viral Spanduk Bertuliskan 'Awas Penipuan' Terpasang di Pasar Pekauman, Sidoarjo

Spanduk yang terpampang di depan Pasar Pekauman, Sidoarjo (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Spanduk yang terpampang di depan Pasar Pekauman, Sidoarjo (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

Sidoarjo - Sepanduk bertuliskan peringatan terhadap aksi penipuan berkedok pemberian hadiah, terpasang di Jalan Pasar Jetis, Pekauman, Sidoarjo. Spanduk itu pun viral di media sosial.

Berdasarkan informasi yang diperoleh jatimnow.com, spanduk itu dipasang, menyusul dugaan perseteruan warga Dusun Kauman dengan salah satu toko yang menjual barang-barang elektronik di daerah tersebut.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Itu dipasang sesuai kesepakatan antara karang taruna, warga sini, dan jamaah Masjid Jami' Al-Abror. Kami pemuda di sini juga pernah berseteru dengan mereka," ujar Ucup, warga sekitar saat dikonfirmasi, Rabu (10/8/2022).

Dia menyebut bahwa sebenarnya warga tidak mempermasalahkan jika barang elektronik tersebut dijual dengan cara yang lumrah. Namun warga menyayangkan dengan cara toko itu menjual barangnya, dengan embel-embel mendapat hadiah gratis.

"Sasaran mereka itu orang-orang atau ibu-ibu yang sudah tua. Jadi mereka awalnya memberi embel-embel hadiah gratis, setelah itu diajak masuk ke dalam toko," jelasnya.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Nah, di dalam toko itu, pembeli seakan-akan diberi undian semacam lotre. Jika yang keluar adalah barang elektronik merk A, di situ pembeli disuruh dan dipaksa untuk membeli yang nominalnya dari ratusan ribu sampai jutaan. Istilahnya warga sini kesirep atau kayak kena gendam gitu," tambahnya.

Dia menyebut, sebelum spanduk itu dipasang, karang taruna dan pemuda yang ada di Dusun Kauman bahkan sempat bersitegang dengan pihak toko.

"Kita itu ndak masalah kalau jualnya dengan cara yang baik. Lha ini sudah banyak warga yang kena juga. Kan kasihan. Kami sempat ngobrol dengan pihak toko, tapi tidak menemui titik temu. Mereka punya dekengan tapi warga juga ndak mundur. Akhirnya ditengahi sama pihak kelurahan," papar dia.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Hingga hari ini, spanduk bertuliskan "Awas…!!! Hati-hati Penipuan Berkedok Pemberian Hadiah Gratis" itu masih terpasang di depan Pasar Pekauman.

Dan warga hanya bisa mengingatkan kepada pengunjung untuk tidak gampang tertipu dengan orang dari toko-toko tersebut yang menawarkan hadiah gratis.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.