Selasa, 16 Jun 2026 05:58 WIB

PDIP Lamongan Keberatan Dana Banpol Dinaikkan, Begini Alasannya

Ketua DPC PDIP Lamongan Husen.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Ketua DPC PDIP Lamongan Husen.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Sejumlah partai politik (parpol) di Kabupaten Lamongan mengusulkan dana bantuan politik (banpol) dinaikkan. Tapi sikap berbeda ditunjukkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Partai berlambang kepala banteng bermoncol putih keberatannya jika banpol yang semula Rp2.200 ribu dinaikkan menjadi Rp5.000 ribu per suara. Sama halnya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang juga mengutarakan penolakan pada pekan lalu.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Lamongan Husen menyebutkan, kenaikan dana banpol dirasa kurang bermanfaat di tengah masifnya gerakan program super prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Kami (DPC PDIP) tegas menolak usulan kenaikan banpol," ujarnya, Rabu (10/8/2022).

Dana banpol sejauh ini mencapai Rp1,7 miliar untuk 7 parpol di DPRD Lamongan. Husen lantas mengusulkan agar tambahan dana dipergunakan dulu pembangunan infrastruktur sesuai program super prioritas Jalan Mantap dan Alus Lamongan (Jamula).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Kami akan terus mendorong adanya Sosis (Sosialisasi dan Sinkronisasi) dan Sosper (Sosialisasi Peraturan), serta mengadakan FGD (Forum Grup Diskusi)," katanya.

Terpisah, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lamongan Dianto Hari Wibowo mengatakan, pihaknya belum menerima surat terkait usulan kenaikan banpol dari anggota partai politik yang duduk di DPRD Lamongan. Apabila DPRD Lamongan menaikkan banpol menjadi 100 persen, maka harus sesuai dengan Permendagri Nomor 36 Tahun 2018.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Sampai saat ini belum ada surat yang masuk ke Kesbangpol terkait kenaikan dana banpol dari Rp 2.200,- menjadi Rp 5000 ribu," kata Dianto.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.