Kamis, 18 Jun 2026 05:32 WIB

Cerita Kerisauan KH Rofi'i Baidlowi Pamekasan di Balik Terbentuknya P4TM

Kiai Kharismatik Madura, KH. M. Rofi'i Baidlowi (Foto: Herman Felani for jatimnow.com)
Kiai Kharismatik Madura, KH. M. Rofi'i Baidlowi (Foto: Herman Felani for jatimnow.com)

Pamekasan - Paguyuban Pelopor Petani dan Pedagang Tembakau se Madura (P4TM) resmi terbentuk. Ternyata terbentuknya paguyuban itu berawal dari kerisauan salah satu ulama di Madura tentang nasib para petani.

Ulama itu adalah KH. M. Rofi'i Baidlowi, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hamidi, Banyuanyar, Pamekasan. Deklarasi itu berawal nasib petani dan pedagang tembakau yang selama ini produktifitasnya menurun, yang ia fikirkan.

Baca Juga: Optimis Menanam, Petani Bondowoso Minta Perlindungan Regulasi Tembakau

Ketua Umum P4TM, H. Khairul Umam mengaku dipanggil khusus oleh Kiai Rofi'i. Kiai kharismatik tersebut menyampaikan kerisauannya soal nasib petani tembakau. Termasuk para pedagang yang juga terdampak harga tembakau.

"Beliau menyampaikan, jika nasib petani tembakau perlu dipikirkan bersama. Sebab menjadi salah satu sumber nafkah masyarakat di Madura," terang Khairul, Minggu (7/8/2022).

Di hadapan Kiai Rofi'i, Khairul mengaku telah menyampaikan perkembangan kondisi petani. Dari situ, sang kiai meminta agar nasib petani perlu dipikirkan bersama.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Hal itulah yang menjadi dasar bagi Khairul mendirikan P4TM, sebagai wadah para petani tembakau di Madura.

"Masalah nasib petani tembakau juga dipikirkan oleh ulama. Dan ini pesan bagi saya untuk menindaklanjutinya," ungkapnya.

Dia juga mengaku tidak mudah untuk menyatukan persepsi sejumlah pihak sebelum deklarasi P4TM dilakukan. Namun hal itu bisa diatasi dan akhirnya terbentuk.

Baca Juga: Gus Lilur Deklarasikan Panca Ampera: Stop Kriminalisasi Pengusaha Rokok Rakyat

Dengan terbentuknya P4TM, pihaknya berharap masyarakat Madura saling bahu membahu, kompak untuk bangkit dari keterpurukan soal tembakau. Sehingga menjadi lebih baik dan sejahtera bersama.

P4TM dideklarasikan di Pamekasan pada 6 Agustus 2022 lalu. Acara itu dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan anggota DPRD se- Madura. Termasuk petani dan pedagang.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.