Sabtu, 20 Jun 2026 23:22 WIB

Calon Jemaah Haji Indonesia Wajib Pakai Gelang Tahan Suhu Ekstrem

Gelang Stainless steel untk Calon Jemaah Haji.
Gelang Stainless steel untk Calon Jemaah Haji.

jatimnow.com - Para Calon Jemaah Haji Indonesia diwajibkan mengenakan gelang stainless steel. Gelang dengan ketebalan 1, 2 milimeter ini, bisa tahan suhu ekstrem seperti terkena api bahkan suhu dingin atau panas tinggi. Di segala kondisi, gelang ini akan tetap utuh dan awet.

Gelang-gelang ini langsung diproduksi oleh para pengrajin sebanyak 10-15 orang di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, setiap harinya mereka mengerjakan untuk 3 sampai 4 kloter, tergantung kedatangan kloter pada hari itu.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Salah satu pengrajin gelang, Muchlisin menjelaskan, gelang itu sengaja dibuat dan wajib dikenakan jemaah karena memiliki banyak fungsi dan manfaat. Gelang tersebut berguna sebagai ganti paspor, dan tertera data diri masing-masing penggunanya.

"Mulai dari kota asal, nama kloter, nomor paspor, dan nama jemaah lengkap. Setiap hari mengerjakan gelang ini, ya 3 sampai 4 kloter, tergantung kedatangan kloter di asrama. Data-datanya nanti dikasih sama petugas PPIH,” ujar Muchlisin, Rabu (18/7/2018).

Muchlisin mengatakan, meski cara pembuatannya mudah namun perlu ketelitian dan ketelatenan. Karena nama dan nomor paspor yang tertera harus sama dengan yang tertera pada gelang tersebut.

Ia menambahkan untuk proses pembuatannya pun tidak membutuhkan waktu yang lama. Apabila terjadi kesalahan penulisan pada nama di gelang, pengrajin selalu siap 24 jam untuk melakukan perbaikan.

"Setelah melewati proses pemotongan plat dengan pola yang telah ditentukan, gelang paspor akan diukir nama masing-masing jemaah dan nomor kloter, kemudian dibengkokkan hingga membentuk lingkaran,” tambah Muchlisin .

Baca Juga: Menabung 14 Tahun, Komentator Sepak Bola Tarkam Asal Jember Berangkat Haji

Sementara itu menurut salah satu Calon Jamaah Haji, Slamet, mengatakan, ia merasa tertolong dengan adanya gelang pasport ini, karena berisi data diri jamaah.

"Jadi gelang ini memudahkan bila terjadi sesuatu hal. Pakai gelang pasport ini aman, kalau ada apa-apa seperti tersesat atau kenapa-kenapa, datanya lengkap di gelang ini, jadi aman,” ujar Slamet.

Gelang pasport ini memiliki fungsi penting, yang nantinya dapat memudahkan proses identifikasi para jemaah, bila terjadi sesuatu.

Bila jemaah haji tersesat maupun buku paspornya hilang, gelang paspor ini bisa dijadikan dokumen resmi. Bahkan bila terjadi musibah fatal gelang ini tetap utuh dan dapat teridentifikasi oleh petugas haji yang berada di Arab Saudi.

Baca Juga: Mas Dhito Beri Kursi Roda untuk Mbah Marsiyah, Jamaah Haji Tertua Usia 104 Tahun

Reporter: Arry Saputra
Editor: Erwin Yohanes

 

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.