Sabtu, 20 Jun 2026 06:44 WIB

Ada Event Politik Muhaimin, Beberapa Jalan di Sidoarjo Ditutup Mulai Besok Pagi

Ilustrasi arus lalu lintas di Sidoarjo (Foto: Instagram Polresta Sidoarjo)
Ilustrasi arus lalu lintas di Sidoarjo (Foto: Instagram Polresta Sidoarjo)

Sidoarjo - Arus lalu lintas di Sidoarjo bakal dialihkan, menyusul diadakannya event politik bertajuk Gus Muhaimin Festival The Next 2024 di Gelora Delta pada Sabtu (6/8/2022) besok.

Sejumlah ruas jalan yang ada di Kota Sidoarjo akan ditutup dan dialihkan ke beberapa jalur alternatif. Rekayasa lalu lintas itu dibuat Satlantas Polresta Sidoarjo.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung-Trenggalek Ditunda Hingga 29 Mei Mendatang

Berdasar pada informasi yang didapat, penutupan dan pengalihan arus yang ada di Sidoarjo dimulai dari pukul 09.00 WIB hingga malam.

Kasat Lantas Polresta Sidoarjo, Kompol Yanto Mulyanto menjelaskan bahwa kendaraan dari arah Wonoayu dialihkan ke Traffic Light Suko Sukodono. Sementara yang dari arah Jalan A. Yani mengarah ke Pagerwojo, akan dialihkan ke Jalan Gajah Mada.

"Ke arah Pagerwojo akan kami ditutup. Kami juga melakukan penyekatan kendaraan," jelas Yanto, Jumat (5/8/2022).

Sedangkan dari arah Cemengkalang dan Tol Sidoarjo yang mengarah ke Jalan Ponti akan dialihkan ke Jalan Perumahan Pondok Jati arah ke Pagerwojo.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Penyekatan kendaraan dari Traffic Light Candi dialihkan ke Lingkar Timur. Kemudian dari Traffic Light Maspion 2 Buduran dialihkan ke Jalan Lingkar Timur.

Sementara kendaraan berat yang keluar Tol Sidoarjo akan diarahkan untuk keluar Tol Tanggulangin. Meski begitu, rekayasa lalu lintas ini dilakukan secara situasional.

"Kami akan melihat perkembangan kepadatan arus lalu lintas di sekitaran GOR Delta Sidoarjo," imbuhnya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono menyebut, selain dari kepolisian, acara itu juga melibatkan pengamanan dari Dinas Perhubungan Sidoarjo hingga Banser.

"Totalnya kurang lebih ada 2.500 personel. 1.000 personel dari polisi, 1.000 personel banser dan panji. Kemudian sisanya ada dishub dan beberapa instansi lain," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.