Sabtu, 20 Jun 2026 23:33 WIB

Bupati Sugiri Gandeng Polisi Usut Praktik Calo Seleksi PPPK 2022 di Ponorogo

Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko turun tangan setelah mendengar dugaan praktik calo dalam proses seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2022.

Dalam praktiknya, calo itu menjanjikan para pegawai honorer bisa diterima menjadi PPPK di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Saya sudah dengar kabar itu. Dan itu (calo PPPK), tentunya sangat meresahkan," ujar Kang Giri-sapaan Bupati Sugiri Sancoko, Jumat (5/8/2022).

Kang Giri meminta agar terduga calo segera taubat. Apalagi bila pelakunya adalah pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan pemkab.

Dia pun akan memanggil beberapa pegawai honorer yang akan mengikuti tes PPPK maupun sudah tes PPPK tetapi belum diterima PPPK.

"Kami sampling kepada siapa calonya. Kemudian duit akan ke mana. Semua kita petakan," tegas Kang Giri.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Dia juga mengimbau kepada para pegawai honorer agar tidak bermain uang bila ingin diangkat menjadi PPPK. Dia ingin sumber daya manusia di pemerintahannya bersih.

"Kami akan kerjasama dengan polisi. Tentu untuk menemukan segera calo itu," pungkas Kang Giri.

Diketahui, seleksi PPPK 2022 di Ponorogo diduga dimanfaatkan oknum-oknum tertentu untuk mengeruk keuntungan pribadi.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

Sejumlah pegawai dan guru honorer dikabarkan tertipu janji manis oknum calo yang mengaku bisa membantu meloloskan seleksi PPPK.

Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Ponorogo Sunarto. Katanya, ada beberapa pegawai dan guru honorer yang sudah menyerahkan uang kepada calo. Nominalnya antara Rp40 hingga Rp60 juta.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.