Sabtu, 20 Jun 2026 02:51 WIB

Kasus Kerusuhan di Desa Mulyorejo Jember, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Tangkapan layar video amatir rumah dikabar di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Jember.(Foto: WhatsApp Grup)
Tangkapan layar video amatir rumah dikabar di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Jember.(Foto: WhatsApp Grup)

Jember - Banyak warga ketakutan setelah kejadian perusakan dan pembakaran yang terjadi di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. DPRD Jember meminta pemerintah turun ke lapangan untuk menenangkan warga. Pasalnya, situasi masih mencekam. Bahkan warga tak berani keluar saat malam hari.

"Ini saya perjalanan pulang dan benar-benar mencekam. Apalagi medan yang begitu sulit dan gelap. Melihat bapak-bapak, saya berhenti dan bertanya mereka bahkan tidak berani tidur karena takut ada serangan lagi," ujar anggota DPRD Jember Thabroni, Kamis (4/8/2022) malam.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Melihat kondisi ini, Thabroni berharap pihak Kepolisian harus melakukan penjagaan ketat di Desa Mulyorejo. Hal itu agar dapat menenangkan warga dan memberi rasa aman. Sebab ada dugaan kelompok ini juga berasal dari luar Kabupaten Jember.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Apalagi sampai saat ini kan juga belum ada yang tertangkap," imbuhnya.

Ia khawatir jika pemerintah dan aparat tidak stanby di lokasi akan ada penyerangan lagi. Hal itu tentunya harus di antispasi. Karena perasaan takut dan tidak nyaman masih dirasakan warga. Seperti pemlik rumah dan mobil yang dibakar, sampai saat ini tidak berani kembali.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

"Ada beberapa pemilik rumah yang rusak dan mobil terbakar juga tidak berani kembali. Mereka jelas takut kalau kembali nanti enak-enak tidur terus dibakar," terangnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.