Kasus Kerusuhan di Desa Mulyorejo Jember, Pemerintah Diminta Turun Tangan
- Penulis : Dwi Kuntarto Aji
- | Jumat, 05 Agu 2022 06:03 WIB
Jember - Banyak warga ketakutan setelah kejadian perusakan dan pembakaran yang terjadi di Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember. DPRD Jember meminta pemerintah turun ke lapangan untuk menenangkan warga. Pasalnya, situasi masih mencekam. Bahkan warga tak berani keluar saat malam hari.
"Ini saya perjalanan pulang dan benar-benar mencekam. Apalagi medan yang begitu sulit dan gelap. Melihat bapak-bapak, saya berhenti dan bertanya mereka bahkan tidak berani tidur karena takut ada serangan lagi," ujar anggota DPRD Jember Thabroni, Kamis (4/8/2022) malam.
Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong
Melihat kondisi ini, Thabroni berharap pihak Kepolisian harus melakukan penjagaan ketat di Desa Mulyorejo. Hal itu agar dapat menenangkan warga dan memberi rasa aman. Sebab ada dugaan kelompok ini juga berasal dari luar Kabupaten Jember.
Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember
"Apalagi sampai saat ini kan juga belum ada yang tertangkap," imbuhnya.
Ia khawatir jika pemerintah dan aparat tidak stanby di lokasi akan ada penyerangan lagi. Hal itu tentunya harus di antispasi. Karena perasaan takut dan tidak nyaman masih dirasakan warga. Seperti pemlik rumah dan mobil yang dibakar, sampai saat ini tidak berani kembali.
Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan
"Ada beberapa pemilik rumah yang rusak dan mobil terbakar juga tidak berani kembali. Mereka jelas takut kalau kembali nanti enak-enak tidur terus dibakar," terangnya.
Editor : Sofyan Cahyono