Jumat, 19 Jun 2026 10:58 WIB

Pesilat Ponorogo Gondol Emas Kejuaraan Dunia, WA Orang Tua Sebelum Tanding

Aji Bangkit Pamungkas saat menjuarai Pencak silat dunia.(Bangkit for jatimnow.com)
Aji Bangkit Pamungkas saat menjuarai Pencak silat dunia.(Bangkit for jatimnow.com)

Ponorogo - Aji Bangkit Pamungkas kembali mengharumkan nama Indonesia. Atlet asal Kabupaten Ponorogo itu berhasil meraih medali emas dalam Kejuaraan Pencak Silat Dunia ke-19. Even berlangsung di Melaka International Trade Centre, Malaysia, pada 25–31 Juli 2022.

Aji Bangkit turun di kelas Open 2 Putra. Pada partai final yang berlangsung Minggu (31/7/2022), atlet berusia 23 tahun itu menumbangkan wakil Thailand Mr Adthapong Saengtep.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Alhamdulillah hirobbil alamin. Terima kasih banyak," ujar Bangkit.

jatimnow.com sempat berkunjung ke rumah Bangkit di Jalan Rumpuk, Ponorogo. Ayah Bangkit, Agus Widodo pun menyambutnya dengan hangat. Saat masuk ke rumah, tampak sejumlah foto Bangkit berjajar rapi di dinding. Ada pula puluhan piagam hingga piala yang juga berjajar rapi.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Obat kangen kami. Karena Bangkit setelah menang Asian Games 2018 menjadi PNS di Kemenpora (Kementerian Pemuda dan Olahraga)," ujar Agus ketika berbincang, Senin (1/8/2022).

Menurut Agus, perjuangan putranya untuk bisa tampil di Kejuaraan Dunia tidak mudah. Saat itu berat badan Bangkit mencapai 107 kg. Dia harus menurunkan kurang lebih 17 kg untuk bisa bertanding di kelas 90 kg. Tetapi saat di Malaysia, kelas yang dibidik sudah penuh. Hanya tersisa kelas Open 2 Putra. Dengan syarat minimal memliki berat badan 110 kg.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Setiap pertandingan, Bangkit selalu pamit kepada orang tua melalui WhatsApp. Selebihnya, orang tua hanya bisa berdoa. Agus hanya meminta yang terbaik bagi Bangkit.

"Hasil dari silat luar biasa. Bisa dapat rumah. Alhamdulillah banget," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.