Sabtu, 20 Jun 2026 02:01 WIB

Buntut Kasus Korupsi Honor Pemakaman Covid di Jember, 10 Orang Bakal Diperiksa

Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Dika Hadiyan Widya Wiratama (Foto: Dwi Kuntarto Aji/jatimnow.com)
Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Dika Hadiyan Widya Wiratama (Foto: Dwi Kuntarto Aji/jatimnow.com)

Jember - Penyidikan kasus dugaan korupsi honor pemakaman korban Covid-19 di Jember terus bergulir. Polisi berencana memeriksa 10 orang saksi untuk melengkapi berkas perkara bagi tersangka MD, mantan Kepala BPBD setempat.

Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Dika Hadiyan Widya Wiratama mengatakan, 10 saksi itu diyakini mengetahui tentang peristiwa pemotongan honor petugas pemakaman.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

Dika menambahkan, saksi itu terdiri dari 7 ASN yang pernah atau masih bekerja di BPBD dan 3 orang relawan atau petugas pemakaman. Rencananya pemeriksaan akan dilakukan pada 1 Agustus 2022.

"Besok pemeriksaan saksi. Tujuan memanggil saksi-saksi guna mengonfrontir keterangan dalam kasus ini," ujar Dika saat dikonfrimasi, Minggu (31/72022) petang.

Di sisi lain, Dika menyebut bahwa tersangka MD masih belum memenuhi panggilan pemeriksaan pada Jumat, 29 Juli 2022 lalu. Untuk itu, pemanggilan kedua dilayangkan dengan penetapan waktu, Rabu, 3 Agustus 2022.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

"Jika tidak hadir lagi, nantinya kita akan koordinasi dengan pimpinan. Apakah ada upaya paksa untuk membawa tersangka," tambah dia.

Sementara Kuasa Hukum MD, Purcahyono Juliatmoko mengaku bahwa kliennya meminta penundaan jadwal pemeriksaan karena berbagai alasan. Selain kesibukan, juga untuk menunggu lengkapnya kehadiran tim kuasa hukum yang terdiri dari beberapa orang.

"Soal tidak hadir, karena beliau kebetulan juga ada acara keluarga. Terus hal lainnya, juga ada pendamping hukum yang jadwalnya ada sidang di luar kota," papar Juliatmoko.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Dia juga membenarkan bahwa penyidik sudah melayangkan surat panggilan kedua.

"Untuk pemanggilan kedua sudah ada dan sudah kami terima," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.