Kamis, 18 Jun 2026 01:13 WIB

Gondol Motor Warga Sidoarjo Berkedok Pesan Ratusan Bungkus Nasi, Begini Modusnya

ilustrasi
ilustrasi

Sidoarjo - Ada modus baru penipuan yang harus diwaspadai masyarakat. Salah satunya berkedok memesan ratusan bungkus nasi, namun targetnya menggondol motor korban. Peristiwa ini menimpa warga Pucanganom, Sidoarjo.

Kejadian penipuan telah dilaporkan ke Polresta Sidoarjo. Dalam laporan diterangkan, peristiwa tersebut pada Minggu 24 Juli 2022 sekira jam 20.00 WIB. Ketika itu korban Agus Budiono (54) yang juga penjual nasi didatangi oleh seseorang pelaku yang mengaku bernama Reza.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Terduga pelaku tersebut memesan 450 nasi kotak kepada korban dengan alasan untuk acara pernikahan kerabatnya.

Awalnya korban tak merasa curiga dengan gerak-gerik Reza. Setelah sepakat, Reza mengajak Agus untuk menemui salah seorang kerabatnya yang memesan tersebut di daerah Kludan, Tanggulangin.

Selanjutnya, korban berangkat dengan menggunakan 2 sepeda motor. Ia berboncengan dengan istrinya sedangkan Reza berboncengan dengan anak korban menggunakan sepeda motor Beat hitam yang keduanya milik korban.

Sesampainya di Jalan Raya Kludan, Tanggulangin, Reza meminta korban dan istrinya untuk menunggu di warung samping jalan. Sedangkan ia beralasan membeli nasi goreng menggunakan sepeda motornya bersama dengan anak korban.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Menurut pengakuan anak korban, Reza tidak mengajaknya membeli nasi goreng melainkan memutar-mutar dengan alasan bahwa warung nasi goreng langganannya antre panjang dan ia memutuskan untuk kembali ke tempat semula.

Setelah kembali ke tempat semula, anak korban turun dari sepeda motor sedangkan Reza langsung kabur melarikan diri membawa sepeda motor milik korban bersama dengan STNK yang terdapat di jok.

Akibat kejadian ini Agus Budiono selaku korban mengaku menanggung kerugian materil total Rp27 juta, dan saat ini keluarganya telah melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Sidoarjo.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Sementara itu Kasi Humas Polresta Sidoarjo, Iptu Tri Novi Handono saat dikonfirmasi menyatakan bahwa korban telah melapor ke Polresta Sidoarjo.

"Ya, benar mas. Korban sudah melapor," ujar Novi, Minggu (31/7/2022).

Pihak kepolisian menambahkan bahwa korban melaporkan pelaku atas tindak pidana penipuan dan atau penggelapan.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.