Kamis, 18 Jun 2026 01:03 WIB

Ukir Kotak Musik dengan Karakter Wajah, Pemuda di Jombang Raup Untung

Kotak musik ukiran wajah karya Septian.(Foto: Elok Aprianto)
Kotak musik ukiran wajah karya Septian.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Berbekal hobi mengukir sejak masa remaja, seorang pria usia 25 tahun di Kabupaten Jombang mampu meraup untung berlipat-lipat. Dia adalah Septian Putra Irianto, warga Desa Sengon, Kecamatan Jombang.

Septian mengukir kotak musik yang dipesan dari negeri Cina. Lalu dijual kembali melalui media sosial. Tentu ukiran tersebut sesuai dengan pemesan.

Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera

Ditemui di rumahnya, Septian menjelaskan usahanya ditekuni mulai 2 tahun lalu. Tepatnya pada 2020.

"Usaha ini berawal dari hobi mengukir sejak dulu. Lalu bisa buka usaha produksi sendiri sudah berjalan selama 2 tahun ini," terang Septian kepada jatimnow.com, Jumat (29/7/2022).

Dikatakan Septian, konsumen yang selama ini dilayani kebanyakan adalah anak muda yang ingin merayakan momen-momen tertentu.

"Pemesan dominan anak muda. Biasanya untuk hadiah ulang tahun. Selain momen hari ulang tahun, ramai pesanan pas hari Valentine," bebernya.

Kotak musik ukiran wajah karya Septian.(Foto: Elok Aprianto)Kotak musik ukiran wajah karya Septian.(Foto: Elok Aprianto)

Untuk membuat karya ukiran kotak musik, tidak diperlukan bahan yang sulit dan banyak. Namun ada satu alat yang wajib dan harus ada, yakni mesin CNC.

Ia menambahkan, kotak musik dipesan secara online dari Cina. Kotak musik itu masih manual serta terbuat dari kayu.

Baca Juga: IdeaFest 2026 Hadir di Surabaya, 200 Pembicara Siap Berbagi

"Kotak musik yang berbahan kayu meranti. Saya menerima jadi dan tinggal mengukir foto atau memodifikasi dengan menggunakan mesin CNC," paparnya.

Untuk lagu kotak musik, Septian menyebut banyak sekali ragamnya. Namun kebanyakan yang memesan adalah muda-mudi yang hendak merayakan ulang tahun. Otomatis lagunya tentang ulang tahun.

"Banyak lagunya. Jenis kotak musik juga ada dua macam. Ada yang dibuka langsung bunyi musiknya alias model otomatis. Jenis yang saya jual ini yang manual," katanya.

Dalam sehari, Septian mampu membuat 5 kotak musik dan dalam sebulan bisa membuat 30 kotak musik. Cenderung tidak ada kesulitan dalam pembuatannya.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Cuma waktu proses editing penempelan foto," ucapnya.

Untuk pemasaran, Septian memanfaatkan media sosial Facebook. Karyanya dijual dengan harga yang terjangkau.

"Harga paling murah Rp110 ribu. Alhamdulillah di Jombang juga ramai pemesannya. Selain itu juga pesanan datang dari Kalimantan, Sulawesi, Sumatera. Bali juga ada," pungkasnya.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.