Minggu, 21 Jun 2026 07:06 WIB

Mas Dhito Ikut Jadi Sales, Produk UMKM Kabupaten Kediri Ludes Terjual

Mas Dhito saat mempromosikan produk UMKM Kabupaten Kediri (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito saat mempromosikan produk UMKM Kabupaten Kediri (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

Surabaya - Dua hari berjalan, produk UMKM Kabupaten Kediri selalu ludes terjual dalam Expo ke-9 di Grand City Surabaya, yang digelar 27-31 Juli 2022.

Larisnya produk UMKM Kabupaten Kediri itu tidak lepas dari peran Bupati Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) yang aktif mempromosikan langsung kepada tamu yang hadir alias ikut jadi sales.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Anis Nurlaila, salah satu penjaga stand milik Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Kediri mengaku sampai kewalahan menambah stoknya. Dia bahkan menyebut kepiawaian Mas Dhito melebihi marketing pada umumnya.

Posisi stand milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri yang berada tepat di depan pintu masuk, dimanfaatkan Mas Dhito untuk menawarkan produk UMKM kepada para pengunjung.

"Saya tidak habis pikir, kok ada bupati yang lihai mempromosikan UMKM. Memang sales handal," cerita Anis sambil menggelengkan kepala, Kamis (28/7/2022).

Kemarin, lanjut Anis, setiap kali ada orang yang melihat stand Kabupaten Kediri, oleh Mas Dhito langsung ditawari untuk mencicipi produk dari Bumi Panjalu. Seperti nanas pasir kelud (PK-1), kopi medowo, olahan rosella hingga olahan nanas.

Menurut Anis, kepiawaian Mas Dhito dalam mempromosikan produk-produk itu berimbas langsung pada penjualan produk unggulan Kabupaten Kediri.

Dia mencontohkan, pie nanas dan comut nut yang masing-masing membawa 100 boks dalam hari pertama sudah habis. Begitu pula hari kedua, pengunjung banyak menyerbu produk-produk UMKM yang dijajakan.

"Salah satu yang habis ya Pie Nanas Candaria dan roti kacang comut nut," ungkapnya.

Baca Juga: Kisah Pelaku UMKM Ring Satu Melejit Berkat Program Lontar Petrokimia Gresik

Adapun produk yang paling utama dicari pengunjung yakni nanas PK-1. Hal itu diakui Anis karena pengunjung banyak yang penasaran setelah Mas Dhito menyajikannya saat memberikan paparan mengenai potensi Kabupaten Kediri ketika pembukaan expo, kemarin.

Rasa penasaran itu juga dialami Veronika Ratih Purwani, salah satu pegawai Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur. Terlebih, setelah Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendemonstrasikan buah yang dikembangkan oleh Mas Dhito tersebut.

"Saya kemarin melihat gubernur mencoba nanasnya Kediri, katanya manis dan tanpa duri. Setelah saya pegang-pegang memang benar," ucapnya..

Namun, di hari kedua Expo dirinya merasa kurang beruntung. Sebab, nanas yang dicari sudah tidak ada lantaran Pemkab Kediri belum bisa membawa dalam jumlah besar karena belum panen raya.

Pihaknya juga merasa heran dengan ukuran nanas PK-1 itu. Sebab, ukuran buah dari lereng Gunung Kelud itu jauh lebih besar dibanding nanas yang biasanya dijumpai.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

"Semoga nanti saya bisa dapatkan nanas ini saat panen raya," harapnya.

Sebelumnya, Mas Dhito menyajikan nanas PK-1 usai memaparkan potensi Kabupaten Kediri di acara pembukaan Expo ke-9 tersebut. Mas Dhito menyebut bahwa nanas ini termanis se-Indonesia.

Bahkan menurut Gubernur Khofifah, nanas tersebut bukan hanya termanis, tapi juga terlezat se-Indonesia.

(ADV)

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.