Senin, 15 Jun 2026 05:12 WIB

Ketika Anwar Sadad Bicara Gerakan Mahasiswa dalam Percepatan Pembangunan Ekonomi

Anwar Sadad mengisi talkshow di Universitas Madura (Foto: Dok. Anwar Sadad for jatimnow.com)
Anwar Sadad mengisi talkshow di Universitas Madura (Foto: Dok. Anwar Sadad for jatimnow.com)

Pamekasan - Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad berharap, gerakan mahasiswa di Jatim bisa turut menyumbang upaya percepatan pembangunan ekonomi. Pihaknya juga akan membuka ruang bagi mahasiswa dan milenial.

"Dari kalangan kampus yang diharapkan dalam pembangunan dan pemberdayaan adalah munculnya gagasan dan pemikiran yang dapat mempercepat pembangunan kemanfaatannya bisa dinikmati masyarakat secara luas," ujar Sadad, saat mengisi talkshow di Universitas Madura (Unira), dalam keterangan resminya, Kamis (28/7/2022).

Baca Juga: KPK Angkut 2 Koper Hitam Usai Periksa 15 Saksi Dana Hibah Jatim di Probolinggo

Ketua DPD Gerindra Jatim itu juga menyarankan agar gerakan mahasiswa saat ini difokuskan pada pemberdayaan masyarakat.

"Carilah cara-cara konsep pemberdayaan yang harus melibatkan masyarakat, bukan top down dan mobilisasi," jelas dia.

Di sisi lain, bila peran pemerintah telah dilakukan, perlu juga adanya suport sistem dari private sektor. Karena, keterbatasan anggaran pemerintah yang belum bisa menembus sektor-sektor terdalam lapisan masyarakat.

Baca Juga: Mahasiswa Jatim Kampanyekan Kali Tebu Bebas Sampah Popok

"Dari total APBD, yang bisa dialokasikan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat itu hanya 30 persen," imbuh Sadad.

"Kunci untuk pemberdayaan masyarakat Madura dan Jatim Bangkit adalah adanya sinergitas seluruh sektor agar pemberdayaan masyarakat yang diharapkan bisa tercapai dengan baik," lanjutnya.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

Sada juga menengok beragam aktivitas ekonomi di Madura. Ada beberapa hal yang menarik, yaitu jiwa enterpreneur. Hal itu terbukti hampir di seluruh kota hingga pelosok Indonesia yang pasti ada warga keturunan Madura.

"Saya pernah ke Amerika mengikuti konvensi, ternyata ada orang Madura yang menjadi koki restoran Jepang. Ini bukti kalau orang Madura itu ingin hidup lebih sejahtera walaupun harus merantau ke luar negeri," beber keluarga Ponpes Sidogiri itu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.