Selasa, 09 Jun 2026 06:57 WIB

Implementasi Kurikulum Merdeka di Kota Mojokerto Tertinggi se Jatim

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) bersama Kepala BBPMP Jatim, Rizki dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto Amin Wachid (Foto: Agus for jatimnow.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) bersama Kepala BBPMP Jatim, Rizki dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto Amin Wachid (Foto: Agus for jatimnow.com)

Mojokerto - Capaian implementasi kurikulum merdeka (IKM) pada Paud, SD dan SMP Kota Mojokerto tertinggi se Jawa Timur dengan prosentase 98 persen. Prosentase itu melampaui Provinsi Jatim dengan angka 86 persen.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi (BBPMP) Jawa Timur, Rizki ketika beraudiensi dengan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita) di Rumah Rakyat.

Baca Juga: Gus Iqdam Sebut Mahasiswa Tak Cukup Hanya Pintar, Harus Dekengan Pusat

"Meskipun Kota Mojokerto baru mengikuti program sekolah penggerak angkatan ketiga pada Tahun 2022, namun capaian aktivitas penggunaan Platform Merdeka Mengajar (PMM) melampaui daerah lain yang melaksanakannya di gelombang pertama dan kedua," terang Rizki dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (27/7/2022).

Rizki juga memuji komitmen Wali Kota Mojokerto Ning Ita dalam mensukseskan pelaksanaan kurikulum tersebut. Sebab Kota Mojokerto telah melaksanakan sosialisasi secara masif tentang keunggulan kurikulum ini kepada seluruh pemangku kepentingan.

"Kota Mojokerto menjadi daerah kedua di Indonesia yang sudah memasang baliho pernyataan dukungan, setelah kemarin di daerah Tangsel (Tangerang Selatan)," paparnya.

Menurut Rizki, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) tidak memaksa satuan pendidikan atau sekolah harus menerapkan kurikulum merdeka yang sudah diluncurkan secara resmi oleh Mendikbudristek Nadiem Makarim pada Februari 2022.

Sekolah justru diberi kesempatan memilih satu dari tiga alternatif, pertama menerapkan kurikulum 2013 penuh. Kedua, menerapkan kurikulum 2013 yang disederhanakan di masa pandemi Covid-19, dan ketiga memilih kurikulum merdeka belajar.

"Kurikulum Merdeka Belajar ini diterapkan sebagai terobosan untuk memperbaiki kekurangan yang selama ini ada pada kurikulum yang sudah diterapkan sebelumnya," tambah Rizki.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita)Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari (Ning Ita)

Sementara Ning Ita mendukung penuh penerapan kurikulum merdeka yang diselenggarakan Kemendikbudristek di Bumi Majapahit.

Sebab implementasi kurikulum merdeka sesuai dengan misi pertama Kota Mojokerto, yakni mewujudkan SDM berkualitas melalui peningkatan akses dan kualitas pendidikan dan pelayanan kesehatan.

"Sistem pendidikan yang maju juga berkontribusi terhadap peningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Mojokerto," ungkapnya.

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Kakarobot, Robot Edukasi Tanpa Gawai untuk Anak 3T

Ning Ita menyebut, kurikulum merdeka dapat benar-benar dirasakan manfaatnya dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang cerdas, kompetitif dan berkualitas serta mampu menjawab tantangan global.

"IKM lebih sederhana, fleksibel sehingga pembelajaran lebih esensial dan mendalam. IKM juga mengusung pembelajaran berdiferensiasi yang lebih bermakna bagi murid karena sesuai dengan kesiapan belajar, minat bakat dan profil pelajar pancasila," jelas dia.

Pemkot Mojokerto, lanjut Ning Ita, akan terus mendorong kepala sekolah, guru, peserta didik dan pengawas sekolah untuk memanfatkan akun belajar dalam IKM berbasis Platform Merdeka Mengajar (PMM).

"Saya berharap kepada seluruh pemangku pendidikan di Kota Mojokerto dapat brsinergi dan berkolaborasi demi suksesnya IKM untuk kemajuan pendidikan di Kota Mojokerto," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.