Kamis, 11 Jun 2026 03:19 WIB

Wiranto Minta Elemen Pendidikan Jaga Mahasiswa dari Pengaruh Jahat

Menkopolhukam RI Wiranto, saat memberikan pesan operatif di acara Rakernas I di Surabaya.
Menkopolhukam RI Wiranto, saat memberikan pesan operatif di acara Rakernas I di Surabaya.

jatimnow.com — Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Menkopolhukam) RI, Jenderal TNI (Purn) Wiranto hadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI), di Hotel JW Marriott Surabaya, Selasa (17/7/2018).

Saat menjadi keynote speaker Wiranto menyampaikan pesan-pesan operatif untuk anggota dan para pengurus ABPPTSI.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Pesan-pesan operatif yang disampaikan oleh Wiranto difokuskan pada situasi dan stabilitas politik yang terjadi di Indonesia.

Serta dikaitkan dengan tema besar Rakernas, yaitu meningkatkan relevansi dan kualitas SDM diera teknologi dan inovasi disrupsi.

“Yang lebih penting bagi elemen pendidikan tinggi adalah menjaga mahasiswa yang merupakan pemuda generasi masa depan dari pengaruh jahat. Pengaruh jahat itu bisa mencederai calon pemimpin masa depan,” kata Wiranto.

Wiranto yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan ABPPTSI itu menjelaskan bahwa kesadaran berbangsa dan bernegara secara mandiri sudah dibangun sejak 1908.
Semangat bersatu oleh para pemuda untuk menyiapkan suatu negara semakin matang pada 1928. Kemudian, puncaknya pada 1945 dengan tekad kuat untuk membentuk NKRI.

“Semangat tersebut yang harus terus ditanamkan pada mahasiswa oleh para pendidik. Butuh cita-cita, mimpi, dan harapan untuk menguatkan kesadaran berbangsa dan bernegara,” kata Wiranto.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Wiranto meyakini bahwa pemerintahan dibawah kekuasaan siapapun sudah semestinya melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia. Dalam pemerintahan saat ini dicontohkannya.

Pendidikan tinggi juga harus terus bergerak dan berubah namun tetap memiliki road map tujuan dengan prinsip-prinsip dasar yang tidak berubah.

“Tidak hanya itu tapi pemerintah juga harus mensejahterakan rakyat. Merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Sehingga meskipun metode untuk mencapai tujuan itu berubah, namun prinsip dasar jangan sampai berubah agar tetap memiliki identitas,” kata Wiranto.

Reporter: Fahrizal Tito

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Editor: Erwin Yohanes

 

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.