Kamis, 18 Jun 2026 07:41 WIB

Foto: Melihat Upacara Manusuk Sima, Napak Tilas Lahirnya Kota Kediri

Upacara Manusuk Sima di Taman Tirtoyoso, Kota Kediri. (Foto-foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Upacara Manusuk Sima di Taman Tirtoyoso, Kota Kediri. (Foto-foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Kediri – Upacara bertajuk Manusuk Sima kembali digelar di Taman Tirtoyoso, Kota Kediri, Rabu (27/7/2022). Simbol pemberian tanah bebas pajak dari Kerajaan Mataram Kuno yang tertulis dalam Prasasti Kwak itu sekaligus menjadi napak tilas lahirnya Kota Kediri yang kini genap berusia 1443 tahun.

Prosesi diawali dengan arak-arakan Prasasti Kwak, dilanjutkan dengan persembahan Tarian Budoyo Manusuk Sima, karya dari para penari Sanggar Budaya Nusantara, yang merupakan tari penyambutan.

Baca Juga: Warga Kediri Serbu Perahu Tambang Imbas Penutupan Jembatan Kaliombo I

Arak-arakan Prasasti Kwak dalam upacara Manusuk Sima.Arak-arakan Prasasti Kwak dalam upacara Manusuk Sima.

Diwarnai doa-doa oleh para sesepuh, Prasasti Kwak ini kemudian diserahkan kepada Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar.

“Manusuk Sima ini setiap tanggal 27 Juli diadakan di Kota Kediri untuk memperingati Hari Jadi Kota Kediri yang di mana sudah dimulai dari zaman kerajaan dahulu. Informasi berdirinya Kota Kediri ini berasal dari Prasasti Kwak yaitu pada Senin Legi 27 Juli tahun 879 Dusun Kuwak ditetapkan sebagai tanah sima atau daerah pardikan,” jelas Abdullah Abu Bakar.

 

Manusuk Sima digelar setiap tanggal 27 Juli, untuk memperingati Hari Jadi Kota Kediri.Manusuk Sima digelar setiap tanggal 27 Juli, untuk memperingati Hari Jadi Kota Kediri.

Sejak masa lampau, lanjut Mas Abu, sapaan akrabnya, tanah Kuwak Kediri sangat subur karena dialiri Patirtan Tirtoyoso. Karena kesuburan dan letaknya yang strategis, Kediri menjadi salah satu pusat peradaban dan perputaran ekonomi sejak masa lalu.

Baca Juga: Kota Kediri Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Ini Pesan Mbak Wali

Tarian Budoyo Manusuk Sima, karya Sanggar Budaya Nusantara.Tarian Budoyo Manusuk Sima, karya Sanggar Budaya Nusantara.

Sampai sekarang, lanjut Mas ABu, Kota Kediri masih diberkahi. Perekonomian juga masih berjalan dengan baik.

Bila pada zaman dahulu di daerah merupakan daerah pertanian, pusat bertemunya orang, namun sekarang Kota Kediri menjadi pusat pendidikan, pusat perekonomian yang ada di Karisidenan.

Tarian Budoyo Manusuk Sima dalam rangka Hari Jadi ke-1143 Kota Kediri.Tarian Budoyo Manusuk Sima dalam rangka Hari Jadi ke-1143 Kota Kediri.

Baca Juga: Jalan Kawi Kota Kediri Ditutup Mulai 5 Mei, Simak Rute Alternatifnya

“Maka, sudah menjadi kewajiban kita menguri-uri budaya Manusuk Sima ini sebagai wujud syukur pada Tuhan Yang Maha Esa atas anugerah yang diberikan untuk Kota Kediri,” jelasnya.

Hari Jadi Kota Kediri ke-1143 ini mengambil tema Bangkit Bareng. Tema itu diambil dengan harapan bisa membawa Kota Kediri bangkit dari pandemi Covid-19.

Penari Sanggar Budaya Nusantara saat peringatan Hari Jadi Kota Kediri.Penari Sanggar Budaya Nusantara saat peringatan Hari Jadi Kota Kediri.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.