Rabu, 17 Jun 2026 03:09 WIB

Gali Potensi, Pemkab Lamongan Organisir Kelompok Nelayan PUD

Perahu para nelayan perairan umum dan darat di Lamongan. (Foto: Dok. Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Perahu para nelayan perairan umum dan darat di Lamongan. (Foto: Dok. Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Pemerintah Kabupaten Lamongan melirik sektor perairan umum dan darat (PUD) untuk dikembangkan. Rencana akan dilakukan pembentukan kelompok nelayan sektor tersebut.

Sejauh ini, Dinas Perikanan Lamongan belum memaksimalkan PUD dan fokus pada keberlangsungan aktifitas kelompok nelayan laut yang berada di Kecamatan Paciran dan Brondong.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan, Hendro Setyo Budi mengungkapkan pihaknya masih membaca data dimana potensi PUD berada.

"Selama ini PUD belum tergarap karena masih menggali potensi, seperti kecamatan-kecamatan yang potensi ada PUDnya serta daerah-daerah tertentu itu kelompoknya belum terbentuk," ujarnya, Rabu (27/7/2022).

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Dari data yang dihimpunnya, kelompok nelayan PUD yang telah terorganisir hanya berada di 7 kecamatan 27 kecamatan di Lamongan. Padahal, kata Hendro, jumlah nelayan PUD banyak dengan hanya terdapat 42 kelompok nelayan.

Intervensi pada PUD ini akan memudahkan pembinaan hingga penyaluran bantuan dana hibah.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Untuk embung, hibah pertama yang bisa didapat oleh kelompok biasanya berupa restocking karena untuk menjaga ekosistem perairan darat," terangnya.

Dalam hal ini, Hendro pun berharap kedepannya bagi yang memiliki embung segera membentuk sebuah kelompok. Sehingga, embung tersebut dapat menjadi ekowisata dan kedepannya Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan dapat masuk dalam melakukan pembinaan lebih lanjut.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.