Senin, 22 Jun 2026 15:06 WIB

Proyek Irigasi di Pamekasan Ganggu Pasokan Air Pertanian dan Pondok Pesantren

Proyek saluran irigasi di Desa Samiran, Kecamatan Proppo, Pamekasan, yang diprotes warga.(Foto: Fathor Rahman)
Proyek saluran irigasi di Desa Samiran, Kecamatan Proppo, Pamekasan, yang diprotes warga.(Foto: Fathor Rahman)

Pamekasan - Pelaksanaan proyek rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Samiran, Kabupaten Pamekasan, diprotes warga. Sebab pasokan air untuk pertanian terhambat akibat salurannya ditutup. Bahkan aktivitas di Pondok Pesantren Hidayatun Najah juga terganggu. Mereka kesulitan mendapatkan air sejak adanya proyek rehabilitasi DI. Padahal air digunakan untuk wudhu dan mandi para santri.

Warga setempat, Satori (50) mengatakan, pekerjaan irigasi tidak mempertimbangkan dampak kebutuhan air. Sebab lokasi irigasi dimanfaatkan total untuk pekerjaan. Sehingga air tidak mengalir di sepanjang irigasi.

Baca Juga: Anggaran Perbaikan Infrastruktur Jalan di Tulungagung Tahun Ini Capai Rp300 Miliar

"Kegiatan pengerukan tidak dilakukan bertahap. Sehingga saluran air tersumbat," katanya, Senin (25/7/2022).

Dulu sempat ada pembangunan yang sama. Tapi dikerjakan secara bertahap. Sebelah kiri dikerjakan, sementara sebelah kanan tetap ada air yang mengalir.

Akibat pekerjaan itu, banyak petani yang kesulitan air. Terutama petani tembakau. Begitu pula dengan aktivitas di pondok pesantren. Setiap pagi dan sore, santri mandi di saluran irigasi. Termasuk digunakan untuk berwudhu.

Baca Juga: Ekspansi MRT Lin Timur Barat, Intiland Rancang Hunian Terintegrasi

"Kalau tanaman padi baru saja panen dan akan menjelang musim tanam berikutnya. Tapi untuk petani tembakau, aliran ini sangat dibutuhkan. Tapi akibat proyek, saluran air mampet," katanya.

Untuk diketahui, pekerjaan irigasi dilaksanakan PT Xaviera Sarana Sentosa yang beralamat di Jalan Simorejo V/18, Kota Surabaya. Anggaran pekerjaan senilai Rp5.388.729.000,00. Sementara pekerjaan saluran sudah berlangsung sepekan.

Baca Juga: Kejar Target Indonesia Emas, SIG Cetak Rekor MURI Sertifikasi Ahli Bangunan

Terpisah, Kepala Seksi Operasi UPT PSDA WS Kepulauan Madura di Pamekasan Adi Soesilo Priyanto membenarkan adanya pekerjaan tersebut. Diakui, pihaknya sebelumnya sudah berkoordinasi dengan Induk HIPPA dan GHIPPA.

"Akan segera kami tindak lanjuti, mas. Saya akan hubungi pengawasnya di lapangan," ucapnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.