Kamis, 18 Jun 2026 02:05 WIB

Rekreasi Sekaligus Belajar di Wisata Edukasi Kalitengah Lamongan

Kunjungan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi ke Wisata Edukasi Kalitengah.(Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Kunjungan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi ke Wisata Edukasi Kalitengah.(Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

Lamongan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menawarkan alternatif liburan yang cocok untuk menghabiskan waktu luang bersama keluarga. Menariknya, wisata baru ini merupakan integrasi beberapa desa wisata. Namanya Wisata Edukasi Kalitengah, gabungan 5 desa wisata sekaligus yang berada di Kecamatan Kalitengah, Lamongan.

Tak sekadar liburan, pengunjung akan dibekali sejumlah edukasi yang berada di wisata desa. Pengunjung akan dibawa ke Showroom Kopiah di Desa Pengangsalan. Usai melihat produksi kopiah, pengunjung juga bisa mendatangi wisata Kelompok Asuhan Mandiri (Asman) Pemanfaatan Taman Obat Tradisional Keluarga (Toga) Keningkir di Desa Buntungan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Masih kurang? Pengunjung bisa belajar cara bercocok tanam dengan media hidroponik di Desa Kediren. Tak berhenti di situ, pengunjung sekaligus bisa melihat langsung proses pembuatan telur asap khas Lamongan di Desa Cluring. Setelah puas berkeliling, pengunjung dapat mencicipi kuliner khas yang berada di Stasiun Kuliner Canditunggal Kalitengah (SKCK).

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

“Wisata ini berangkai, dari satu titik ke titik lain dan sudah legenda. Saya yakin dengan banyak sentuhan akan menjadi wisata yang diminati masyarakat. Harapannya bisa ditiru kecamatan lain di Lamongan," terang Bupati Lamongan Yuhronur Efendi atau Pak Yes, Senin (25/7/2022).

Agar WEK terus berkembang, Pak Yes memerintahkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lamongan memberikan pembinaan sehingga bisa menjadi contoh desa wisata lainnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

“Ini menjadi embrio yang sangat luar biasa, untuk tidak berhenti mempromosikan dan memelihara wisata ini menjadi jujukan wisata berantai," ujar Pak Yes.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.