Jumat, 19 Jun 2026 23:22 WIB

Melihat Simulasi Penanganan Bencana yang Digelar BPBD Surabaya di Rusunawa Sombo

Simulasi bencana di Rusunawa Sombo (Foto-foto: Humas Pemkot Surabaya for jatimnow.com)
Simulasi bencana di Rusunawa Sombo (Foto-foto: Humas Pemkot Surabaya for jatimnow.com)

Surabaya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya menggelar simulasi penanganan bencana di Rusunawa Sombo, Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Rabu (20/7/2022).

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Surabaya, Yanu Mardianto mengatakan, pihaknya bersama Wahana Visi Indonesia dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair berkolaborasi memberikan pengetahuan materi dan praktik mitigasi bencana.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Tujuannya yaitu, ketika terjadi bencana alam, warga tidak mudah panik dan tahu cara melakukan mitigasi penyelamatan diri dan pertolongan pertama ketika ada korban," jelas Yanu, Rabu (20/7/2022).

Yanu mengatakan, pengetahuan warga tentang kebencanaan sangat penting. Selain itu, risiko terjadi bencana alam di perkotaan bisa dibilang tinggi, oleh sebab itu pengetahuan mitigasi ini penting diberikan kepada warga yang masih awam soal kedaruratan.

Dari hasil kajian BNPB, ada dua resiko bencana di Surabaya, di antaranya gempa bumi dan kebakaran. Untuk itu BPBD Surabaya memberikan pengetahuan cara mudah memadamkan titik api dan bagaimana menyikapi bencana tersebut.

"Bencana dan cuaca ekstrim karena angin puting beliung juga bisa terjadi di perkotaan. Tapi ada dua yang paling berisiko sangat tinggi, salah satunya kebakaran. Karena ini rawan terjadi di lingkungan padat penduduk seperti rusunawa," ujar Yanu.

Simulasi bencana di Rusunawa SomboSimulasi bencana di Rusunawa Sombo

Dalam Pelatihan Penanggulangan Bencana Berbasis Komunitas (PRBBK) ini, BPBD Surabaya tidak sendiri. Mereka didampingi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) untuk memberikan pembekalan selama tiga hari kepada warga.

Yang pertama adalah pembekalan materi kebencanaan di kelas mengenai penyelamatan diri dan keselamatan kerja.

"Nah yang ketiga ini, kita praktikan dengan simulasi kebakaran dan bencana gempa bumi," jelas Yanu.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Simulasi mitigasi bencana alam tersebut, lanjut Yanu, rencananya akan digelar berkelanjutan. Sehingga ketika terjadi bencana, warga tidak mudah panik. Saat simulasi mitigasi bencana, BPBD juga melibatkan Kader Surabaya Hebat (KSH) sebagai tim satgas siaga kebencanaan.

"KSH di wilayah Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto ini juga kami libatkan. Setelah mereka paham dan tahu cara mitigasi bencana, harapan kami bisa ditularkan sekaligus melatih warga lainnya. Kader juga bisa menghubungi kami apabila ingin melakukan sosialisasi berikutnya," paparnya.

BPDB Surabaya menerjunkan 20 tim yang terdiri dari DPKP, DP3APPKB, Satpol PP dan DPRKPP Surabaya. Selain itu, juga diikuti 50 orang yang terdiri dari warga Rusunawa Sombo dan KSH di wilayah Kelurahan Simolawang.

Simulasi bencana di Rusunawa SomboSimulasi bencana di Rusunawa Sombo

Dalam simulasi, ada beberapa warga yang berperan sebagai korban bencana gempa bumi dan sebagian lagi menjadi tim penyelamat bersama KSH.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Sementara perwakilan dari mahasiswa FKM UNAIR, Fitria Nurus Sakinah mengucapkan terima kasih kepada Pemkot Surabaya telah berkolaborasi memberikan pengetahuan keselamatan kerja dan mitigasi bencana kepada warga Rusunawa Sombo.

Dia berharap, simulasi mitigasi bencana ini tidak hanya digelar di Rusunawa Sombo saja, akan tetapi juga bisa digelar di rusun lainnya.

"Sehingga ketika ada bencana sungguhan mereka (warga) itu siap menghadapinya," ucap Fitria.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.