Kamis, 18 Jun 2026 11:29 WIB

Polisi Turun Tangan Selidiki Kasus Guru SD di Kediri Diduga Cabuli 8 Siswi

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Tomy Prambana. (Foto: Yanuar Dedy/Jatimnow.com)
Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, AKP Tomy Prambana. (Foto: Yanuar Dedy/Jatimnow.com)

Kediri - Polres Kediri Kota turun tangan menyelidiki kasus dugaan pencabulan yang dilakukan seorang guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Kepolisian memastikan tengah melakukan penyelidikan terkait kasus yang menyeret guru berinisial IM.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Tomy Prambana memastikan tak ada laporan ke pihak kepolisian terkait kasus tersebut. Namun ia menegaskan pihaknya tetap melakukan upaya penyelidikan.

Baca Juga: Kota Kediri Deklarasikan Aman Suro 2026, 900 Personel Disiagakan

“Terkait kasus itu belum dilaporkan ke Polres. Tapi kita tetap melakukan upaya penyelidikan,” kata AKP Tomy saat dikonfirmasi jatimnow.com, Rabu (20/6/2022).

Saat ini, masih kata Tomy, kasus tersebut tengah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Siswanto mengungkap, aksi bejat IM berlangsung pada Mei lalu saat siswi yang menjadi korbannya duduk di kelas 6 SD. Dalam proses pemeriksaan di Dinas Pendidikan sejak awal Juli, diakuinya ada 8 siswi menjadi korban.

Modusnya, pelaku memanggil siswa ke sebuah ruangan. Dia diajak berbincang lalu diraba bagian tubuhnya. Aksi itu terbongkar setelah korban terakhir berteriak. Orang tua yang tak terima langsung melaporkan kasus itu ke Dinas Pendidikan Kota Kediri.

Baca Juga: Warga Kediri Serbu Perahu Tambang Imbas Penutupan Jembatan Kaliombo I

Siswanto langsung memanggil seluruh orang tua korban. Dalam mediasi tersebut, mereka meminta kasus tak diproses hukum dengan pertimbangan masa depan sang anak. Mereka hanya meminta IM dicopot dari jabatannya.

“Setelah kejadian itu keluarga saya panggil, keluarga datang di sini, salah satu permintaannya guru itu harus dipindah, ya saya turuti, sudah saya pindah,” kata Siswanto.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.