Kamis, 18 Jun 2026 03:48 WIB

Cerita Haru dari UGM, Seorang Ayah Wakili Wisuda Anaknya yang Meninggal

Tangkapan layar video akun Twitter @FXHarminanto
Tangkapan layar video akun Twitter @FXHarminanto

Yogyakarta - Cerita haru datang dari salah satu orangtua yang mewakili wisuda anaknya di Universitas Gadjah Mada (UGM), karena meninggal dunia.

Adalah Rose Warzal (59), ayah dari Reni Sabrina (27), mahasiswa Pascasarjana jurusan Administrasi Publik, Fisipol, UGM. Rose menggantikan anaknya menerima ijazah dalam wisuda yang digelar di Graha Sabha Pramana, Rabu (20/7/2022).

Baca Juga: Kekerasan di Daycare, Psikolog Ingatkan Bahaya Trauma Anak dan Mom-Shaming

Rose mengatakan, sang putri telah meninggal pada Selasa (7/6/2022) pukul 08.28 WIB di RSUP Mohammad Djamil, Padang, Sumatra Barat.

"Terakhir Reni sakit ginjal. Dari sejak kuliah memang sudah saki tetapi tidak begitu parah. Nah, itulah yang namanya ajal hanya Tuhan yang tahu, kapan akan menjemput. Kita hanya bisa mencoba merelakan," ujar Rose saat ditemui wartawan, Rabu (20/7/2022).

Reni meninggal tepat 10 hari setelah masuk rumah sakit. Tiga hari sebelum meninggal, Reni sempat dirawat di RS Ibnu Sina Payakumbuh. Pada kesempatan kali ini, Rose datang bersama istri dan anak bungsunya untuk mewakili Reni Sabrina menerima ijazah kelulusan Strata 2 (S2).

Rose menceritakan setelah tiga hari Reni berpulang, putrinya yang lain mencoba membuka laptop milik Reni dan mengetahui jika akan digelar prosesi wisuda yang seharusnya diikuti oleh Reni. Begitu mengetahui hal tersebut, Rose mengaku langsung berkomunikasi dengan pihak kampus untuk membahas mengenai prosesi wisuda Reni Sabrina.

Sebelum melanjutkan pendidikannya di UGM, Reni sempat menempuh pendidikan di Universitas Riau dan rencananya almarhumah akan melanjutkan jenjang kuliahnya hingga S3 di Australia.

Baca Juga: Universitas Kadiri Perkuat Target Daya Saing Internasional Berbekal Akreditasi Unggul

"Anaknya pintar, senang belajar. Dulu setelah lulus sempat bekerja satu tahun di Riau tetapi setelah itu pengin melanjutkan belajar di UGM. Reni juga pernah belajar di Kampung Inggris, Pare," ujar Rose.

Selain senang belajar, menurut Rose, putrinya juga berprestasi. Reni Sabrina sempat menjadi Pasukan Pengibar Bendara (Paskibra) pada 2011 di SMA Negeri 1 Rengat, Indragiri Hulu, Riau. Menurut sang ayah, mendiang Reni merupakan sosok anak yang mandiri.

Sejak pergi ke Pare, Jawa Timur hingga Ke Yogyakarta, Rose mengaku tidak pernah mengantarkan Reni. Ini adalah kali pertama bagi Rose datang ke Yogyakarta setelah putrinya meninggal. Ia menjadi saksi sang putri berhasil menyelesaikan studinya di UGM.

Baca Juga: Wisuda Akbar Griya Al-Qur’an ke-11 Cetak Ratusan Penghafal, Ada yang 77 Tahun!

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.