Sabtu, 20 Jun 2026 00:16 WIB

Busana Kontestan Pemilihan Gus dan Ning Jember Vulgar, Pemkab Minta Maaf

Salah satu buasana yang dipakai kontestan Gus dan Ning Jember (Foto yang beredar di beberapa Grup WhatsApp)
Salah satu buasana yang dipakai kontestan Gus dan Ning Jember (Foto yang beredar di beberapa Grup WhatsApp)

Jember - Busana kontestan dalam ajang pemilihan Gus dan Ning Jember yang digelar di alun-alun setempat dinilai terlalu vulgar. Setelah diprotes warga, pemerintah kabupaten (pemkab) minta maaf.

Ajang pemilihan Gus dan Ning Jember itu digelar pada Senin (17/7/2022) malam.

Baca Juga: Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Wakil Bupati Jember, KH Muhammad Balya Firjaun Barlaman atau Gus firjaun membenarkan busana vulgar yang dipakai kontestan pemilihan Gus dan Ning tersebut.

"Saya sendiri kaget mas, karena pakaiannya sangat tidak pantas. Apalagi Jember ini sebagai kota santri dan penampilan itu tidak mencerminkan santri," jelas Gus Firjaun, Selasa (19/7/2022).

Dia mengaku sudah menegur kepala dinas pariwisata dan kebudayaan atas penampilan kontestan itu. Sebab hal itu memicu protes dari para tokoh dan ulama di Jember.

Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Jember Capai 6,35 Persen, Tertinggi di Kawasan Sekar Kijang

"Melihat peragaan itu saya meninggalkan acara lebih awal dan menegur dispar. Namun ternyta mereka juga kaget kok busananya seperti itu. Dan ini sudah banyak sekali protes di grup WA," jelas dia.

Gus Firjaun berharap, ke depan tidak ada lagi penampilan kontestan Gus dan Ning dengan busana semacam itu.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember, Harry Agustriono meminta maaf atas kejadian tersebut.

Baca Juga: Kecewa Harga Mentimun Rp500 per Kg, Petani Jember Bagikan Panen Gratis

"Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh warga Jember, terutama kepada para tokoh ulama dan seluruh elemen masyarakat, karena adanya kekurangan dalam Gus dan Ning semalam," ungkap Harry Saat dikonfirmasi.

Ke depan, dia berjanji akan berusaha tetap menjunjung tinggi semangat generasi bangsa untuk berkreativitas yang sesuai kaidah dan norma berlaku.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.