Senin, 22 Jun 2026 17:05 WIB

Diduga Cabuli 8 Siswi, Guru SD di Kediri Diberhentikan dan Diperiksa Inspektorat

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Selasa, 19 Jul 2022 13:58 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto.(Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto.(Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Kediri - Seorang guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, diduga melakukan pencabulan terhadap 8 siswi. Saat ini terduga tengah menjalani proses pemeriksaan di Inspektorat Kota Kediri.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Siswanto membenarkan peristiwa yang menghebohkan itu. Menurutnya, saat ini pelaku IM (57) telah diberhentikan dari jabatannya sebagai guru. Dia kini menjadi staf di Dinas Pendidikan Kota Kediri sembari menjalani proses pemeriksaan oleh Inspektorat.

Baca Juga: Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

“Saat ini pelakunya sudah saya tarik ke Dinas (Pendidikan). Kemarin ditindaklanjuti oleh Inspektorat,” kata Siswanto, Selasa (19/7/2022).

Dugaan aksi pencabulan, lanjut Siswanto, dilakukan pelaku pada Mei lalu. Dalam proses pemeriksaan di Dinas Pendidikan sejak awal Juli, guru kelas itu mengakui ada 8 perempuan yang menjadi korban kebejatannya. Korban seluruhnya merupakan siswi kelas 6. Saat ini korban telah melanjutkan pendidikannya ke jenjang SMP.

“Ada 8 siswa,” tambah Siswanto.

Modusnya, pelaku memanggil siswa ke sebuah ruangan. Dia diajak berbincang lalu diraba bagian tubuhnya. Aksi itu terbongkar setelah korban terakhir berteriak saat pelaku meraba anggota tubuhnya. Orang tua yang tak terima langsung melaporkan kasus itu ke Dinas Pendidikan Kota Kediri.

Baca Juga: Munas-Konbes NU Dibuka Malam Ini, Presiden Prabowo Hadir Saat Penutupan

Saat ini Siswanto menyerahkan proses sepenuhnya ke Inspektorat. Pelaku sendiri 3 tahun lagi akan menghadapi masa pensiun. Sebelumnya, Siswanto telah memanggil seluruh orang tua korban. Mereka tak ingin melanjutkan kasus ini ke proses hukum karena alasan masa depan sang anak.

“Setelah kejadian itu, keluarga saya panggil. Keluarga datang di sini, salah satu permintaannya guru itu harus dipindah, ya saya turuti, sudah saya pindah,” lanjutnya.

Siswanto telah mewanti-wanti sekolah untuk mewaspadai aktivitas guru dan murid pada ruang sepi. Dia bahkan meminta hal itu tidak dilakukan agar kasus serupa tak kembali terjadi.

Baca Juga: Terduga Pelecehan Atlet Dinonaktifkan, Perbakin Surabaya Perketat Pengawasan

“Kami juga sudah bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Anak di setiap kelurahan dan Kepala Sekolah Pengawas,” tutupnya.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Hilang Kendali, Dua Pemotor Asal Nganjuk Tewas Terjun ke Waduk Kalimati Sidoarjo

Dua pengendara motor tewas tenggelam usai tercebur ke Waduk Kalimati, Prambon, Sidoarjo. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad keduanya pada Senin dini hari.