Kamis, 18 Jun 2026 04:26 WIB

Geram Sering Diserang Massa Pesilat di Lamongan, Korban Tantang Duel 1 Lawan 1

Kesaksian korban penganiayaan oleh massa pesilat di Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kesaksian korban penganiayaan oleh massa pesilat di Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - MS pemilik warkop korban penyerangan massa pesilat di Desa/Kecamatan Sugio, Lamongan, mengaku geram atas aksi yang terjadi. Terhitung 3 kali tempat usahanya di teror massa pesilat. Meski begitu, ia menyadari bahwa tindakan tak bermoral itu dilakukan sebagian oknum.

Guna mengakhiri konflik berkepanjangan, MS memilih jalur sportif. Yakni duel satu lawan satu guna mencegah pengeroyokan dan teror yang terus memakan korban.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Kan bisa kalau uji mental, adu kekuatan di atas perlombaan atau even. Jangan keroyokan," ungkap MS kepada jatimnow.com, Selasa (19/7/2022).

Diceritakan MS, massa berjumlah 500 orang berulah brutal. Ia pun menuntut ganti rugi atas insiden yang menghancurkan sejumlah barang di warkopnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Kalau gini ya nggak ada selesainya. Solusi pengakhiran konflik lewat duel tersebut mungkin bisa meminimalisasi masalah baru. Hingga saat ini masih menuntut kerugian, dari pihak terkait dan terduga pelaku mas," ucapnya.

Sebelumnya, aksi perusakan dan penganiayaan terjadi pada Minggu (17/7/2022) lalu. Terjadi pada dua warkop milik warga di Desa Sugio dan Sekarbagus.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.