Kamis, 18 Jun 2026 04:17 WIB

Penyerangan Massa Pesilat di Lamongan, Korban: Dilempari Sambil Teriak PKI

Kesaksian korban penganiayaan oleh massa pesilat di Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kesaksian korban penganiayaan oleh massa pesilat di Lamongan.(Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Korban penyerangan massa pesilat di Desa Sugio, Kecamatan Sugio, Lamongan memberi kesaksian betapa mencekamnya insiden tersebut. Kepada jatimnow.com, pemilik warkop MS mengungkapkan bahwa massa kurang lebih 500 orang mendadak brutal tanpa sebab. Ia menduga ada sentimen antarperguruan silat dalam insiden tersebut.

"Sudah tiga kali ini warkop saya di serang, entah sebabnya apa. Saya lihat pelakunya masih belasan tahun," ungkap MS, Selasa (19/7/2022).

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Diceritakan MS, kejadian berlangsung singkat. Ratusan batu melayang ke warkop yang berdampingan dengan rumahnya. Salah seorang anaknya juga menjadi korban.

"Dilempari sambil teriak PKI-PKI, juga menggunakan balok kayu dan melukai pengunjung kopi," terangnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Selain itu, sejumlah barang yang ada di warkop miliknya hancur. Selain itu juga ada 4 orang menjadi korban penganiayaan. Paling ironis, massa pesilat juga menganiaya pengunjung kopi berusia 50 tahun

"Korbannya 4 orang, 1 di antaranya berumur lanjut dan luka di bagian kepala," paparnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Salah seorang korban FA memberi kesaksian bahwa dirinya dipukuli menggunakan balok kayu mengarah ke bagian kepala dan wajahnya.

"Waktu itu, untungnya saya masih bisa bertahan dan menepis serangan, hingga tangan saya lebam," tambahnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.