Minggu, 21 Jun 2026 06:18 WIB

Imbang Lawan Persis Solo, Begini Penjelasan Javier Roca Soal Penyelesaian Akhir

Duel antara Persik Kediri melawan Persis Solo di laga uji coba. (Foto: Media Officer Persik Kediri/jatimnow.com)
Duel antara Persik Kediri melawan Persis Solo di laga uji coba. (Foto: Media Officer Persik Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Hasil imbang di laga uji coba terakhir saat menghadapi Persis Solo di Stadion Wilis Kota Madiun, Minggu (17/7/2022) kemarin, menegaskan buruknya penyelesaian akhir Persik Kediri.

Dalam rentetan pra musim ini, penyelesaian akhir memang menjadi kendala utama dari skuat Macan Putih. Di Piala Presiden mereka gagal melangkah ke fase selanjutnya. Dari tiga laga di babak penyisihan itu, Persik Kediri hanya mencatatkan 1 gol dari kaki striker asing baru mereka Joanderson.

Baca Juga: Liga Persik 2026 Dimulai, Fondasi Pembinaan Pesepakbola Kediri Raya

Di ajang Trofeo With Ronaldinho, Persik Kediri juga gagal mencetak gol. Kendati fun game, nyatanya seluruh tim bermain cukup serius saat itu. Mereka akhirnya meraih juara melalui adu penalti.

Di uji coba berikutnya, melawan tim promosi Liga 2, Nusantara United FC, mereka hanya bermain imbang tanpa gol.

Sementara di laga melawan Persis Solo kemarin, Persik Kediri sebenarnya mampu menguasai laga. Secara statistik mereka juga mencatat 4-5 peluang emas. Namun hingga laga usai, mereka gagal menambah gol.

Gol Renan Silva melalui titik putih di menit 5 itu, mampu disamakan oleh Jeimerson di menit 58.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Pelatih Persik Kediri, Javier Roca tak menampik persoalan ini. Dia menyebut anak asuhnya masih kerap membuang peluang yang seharusnya bisa menjadi poin untuk Macan Putih.

“Kami ada 4-5 peluang emas dari pemain yang berbeda yang seharusnya bisa menjadi gol, namun inilah sepak bola dan hasil ini cukup fair bagi kedua tim. Ada peningkatan namun masih ada masalah ke finishing dan tidak mau mencari alasan,” kata Javier Roca, Senin (18/7/2022).

Kondisi ini memunculkan banyak anggapan negatif dari para pendukung Persik Kediri. Mereka juga menyoroti tumpulnya lini depan Macan Putih.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

“Wajar ada tekanan dalam sepak bola dan harus siap, saya berharap para suporter terus mendukung pemain. Silahkan jika mau menyalahkan saya namun jangan sampai tidak mensupport pemain di lapangan, kadang-kadang pemain nomor 12 sangat penting dalam sebuah pertandingan. Saya meminta maaf jika belum bisa memuaskan suporter,” ungkapnya.

Roca berjanji segera menyelesaikan persoalan ini, sebelum mereka benar-benar menghadapi Liga 1 pekan depan. Di laga perdana 25 Juli nanti, mereka akan menghadapi Persita Tangerang dalam laga away.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.