Jumat, 19 Jun 2026 17:30 WIB

Pemkot Surabaya Telah Perbaiki 334 Rumah Tak Layak Huni

Baznas terus berupaya menggencarkan program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).(Foto: Baznas via Republika)
Baznas terus berupaya menggencarkan program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).(Foto: Baznas via Republika)

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah memperbaiki 334 rumah tidak layak huni milik warga melalui Program Dandan Omah. Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad di Surabaya, Senin (18/7/2022) mengatakan, pihaknya menargetkan Program Dandan Omah 2022 bisa mencakup 900 rumah tidak layah huni (rutilahu).

Menurut dia, saat ini ada 289 rumah tidak layak huni yang masih dalam perbaikan. Sedangkan 277 rumah tidak layak huni yang masih diverifikasi datanya. Irvan mengatakan bahwa hingga saat ini ada 4.429 rumah tidak layak huni yang diusulkan untuk diperbaiki berdasarkan permohonan yang diajukan melalui aplikasi e-Rutilahu.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

"Usulan yang masuk ke aplikasi e-Rutilahu itu kami verifikasi, mana yang memenuhi persyaratan dan mana yang tidak," kata dia.

Dia mengatakan bahwa pemerintah kota tidak mampu memperbaiki seluruh rumah tidak layak huni yang diusulkan untuk diperbaiki dengan anggaran pemerintah yang tersedia. Oleh karena itu, pemerintah kota berusaha menggandeng perusahaan, pengembang, dan badan amal seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk membantu perbaikan rumah warga.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Penerima manfaat Program Dandan Omah Pemerintah Surabaya antara lain Wiwik Mardiani, warga Bulak Banteng Lor, Kecamatan Kenjeran.

"Semuanya dibongkar total, kan sudah tidak layak. Alhamdulillah sudah dibantu, kemarin lantainya juga sudah dikeramik dan tembok juga dilakukan pengecatan," kata Wiwik.

Baca Juga: Kolaborasi Pramuka dan RSTN, Bedah 3 Rumah Tidak Layak Huni di Kota Kediri

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.