Senin, 15 Jun 2026 03:52 WIB

Yuk, Nikmati Kehangatan dan Khasiat Banyu Anget Tirta Husada Pacitan

Kolam renang Banyu Anget Tirta Husada di Pacitan. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Kolam renang Banyu Anget Tirta Husada di Pacitan. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Pacitan - Menyebut Kabupaten Pacitan tidak lepas dengan gua dan pantai. Namun rupanya ada satu wisata yang juga layak dicoba. Yaitu, pemandian Banyu Anget Tirta Husada.

Wisata ini terletak di Desa Kaeangrejo, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan. Dari pusat kota Pacitan atau Alun-Alun Pacitan sekitar 16 kilometer, sekitar 30 menit.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Tim redaksi jatimnow.com mencoba mengunjungi ke lokasi. Jika ditempuh dari Kabupaten Ponorogo, dari pertigaan Pasar Arjosari belok ke utara.

Jalan yang ditempuh memang berkelok. Tetapi cukup bagus dan beraspal. Suasananya juga cukup sejuk. Kanan-kiri ada hamparan sawah yang sedang menghijau.

Sampai di lokasi, sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, pemandian air hangat masih sangat ramai. Untuk merasakan sensasi mandi air hangat juga cukup murah. Hanya perlu merogoh kocek Rp15 ribu untuk orang dewasa. Sedangkan Rp5 ribu untuk anak-anak.

Baca Juga: Tingkatkan Produktivitas Ayam Broiler di Pacitan, Alumni UGM Beri Pendampingan

Ada 3 kolam renang yang mampu menampung puluhan wisatawan. Dua kolam renang diperuntukkan dewasa dengan kedalaman 1,4 meter dan 1 meter.

Sedangkan 1 kolam renang untuk anak-anak. Dengan kedalaman hanya 50 centimeter. Sehingga untuk balita yang ingin berenang juga bisa, asalkan dengan pengawasan.

Baca Juga: Emil Dardak Gerak Cepat Tangani Sengketa Lahan di Pacitan

Pemandian air hangat ini buka 24 jam. Terletak di bawah lereng bukit batu putih atau Gunung Kelir. Meski tidak berwarna kuning karena kandungan belerang, air hangat ini merupakan air hangat alami. Keunggulan air hangatnya bisa untuk kesehatan tubuh.

"Katanya kesini karena bisa menyembuhkan penyakit. Contohnya rematik," kata salah satu pengunjung, Anita Kusuma.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.