Minggu, 14 Jun 2026 21:27 WIB

Jadi Syarat Bepergian, Warga Lamongan Buru Vaksinasi Booster

ilustrasi
ilustrasi

Lamongan - Usai terbit surat edaran menteri dalam negeri (Mendagri) terkait vaksin booster jadi syarat utama bagi pelaku perjalanan, warga Lamongan mulai memburu vaksin dosis ke-3 tersebut.

Meningkatnya animo warga Lamongan ini diketahui setelah sebelum diterbitkannya SE vaksinasi, permintaan booster sangat rendah, yakni 20,89 persen.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Hal itu diungkapkan Kabid Pengendalian Penyakit Dinkes Dinkes Lamongan, Indra Tsani. Ia mengaku permintaan booster mulai diserbu warga dalam sepekan terakhir.

"Sebelumnya hanya 20 persen, tapi setelah turun SE Mendagri tentang booster untuk pelaku perjalanan Selasa (12/7/2022) kemarin, mulai banyak lagi," ungkap Indra, Sabtu (16/7/2022).

Diakui, Indra, capaian booster di Lamongan yang rendah sebelumnya disebabkan kurangnya kesadaran dan animo masyarakat untuk melakukan vaksinasi booster padahal capaian vaksinasi pertama dan kedua sangat tinggi.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Per hari ini sudah 21 persen dan terus bertambah, serta mulai diburu warga," terang dia.

Dari rincian Dinkes Lamongan, vaksinasi dosis 1 sudah hampir 90 persen, dosis 2 mencapai 78 persen. Pihaknya pun kini terus menggenjot capaian vaksinasi booster. Vaksinasi booster diangka 21 persen sudah diterimakan kepada kurang lebih 219 ribu warga.

"Booster bisa didapat di seluruh Puskesmas di Lamongan, dan Kantor Dinkes Lamongan Jl. Wahidin Sudiro Husodo, Kecamatan/Kabupaten Lamongan," ujarnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Mengenai stok, Indra mengungkap jika sampai saat ini ketersediaan vaksin booster masih aman dengan droping yang terus diterima.

"Masih aman 4000 dosis, ini sebaiknya di serap warga agar tidak kadaluarsa," terangnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.