Senin, 22 Jun 2026 11:58 WIB

Gubernur Khofifah Optimistis Pemasangan SKTT 15 KV Geliatkan Ekonomi Madura

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pemasangan SKTT. (Foto: Humas Pemprov Jatim)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau pemasangan SKTT. (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Bangkalan - Proyek pemasangan saluran kabel tegangan tinggi (SKTT) 150 KV mendapat perhatian khusus Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Ia memantau langsung seluruh proyek pengerjaan pasokan listrik SKTT di Jembatan Suramadu, Kedinding Bangkalan.

Proses pemantauan ini dilakukan, Kamis (14/7/2022) sore guna memastikan, akses dari Surabaya maupun Bangkalan tidak akan terjadi penutupan khususnya untuk sepeda motor selama proses pemasangan SKTT.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Khofifah menjelaskan, proses pengerjaan proyek pemasangan SKTT tersebut, akan berdampak terhadap arus lalu lintas khususnya pada jalur sepeda motor atau roda dua. Direncanakan selama pemasangan berlangsung, jalur sepeda motor akan dialihkan pada jalur roda empat secara bergantian selama enam bulan.

"Dari Bangkalan ke Surabaya pada enam bulan pertama ini masih tetap menggunakan jalur roda 2.  Enam bulan pertama yang dialihkan ke badan jalan jembatan Suramadu adalah jalur roda 2 dari arah Surabaya - Bangkalan," tuturnya.

Demi keamanan pengendara roda 2, Khofifah juga menyampaikan akan diberikan pembatas dan penerangan sehingga para pengendara roda dua bisa melintas Jembatan Suramadu pada malam hari tetap aman.

"Rencananya pengalihan jalur roda dua akan dimulai pada Selasa (19/7). Jadi selama enam bulan pertama arah dari Surabaya-Bangkalan dialihkan jalur roda duanya ke akses badan jalan jembatan Suramadu. Kemudian enam bulan berikutnya jalur Bangkalan-Surabaya. Masing masing konstruksi kanan dan kiri jembatan dilaksanakan total satu tahun," terangnya.

Gubernur Khofifah meminta masyarakat Madura maupun masyarakat yang menggunakan akses Jembatan Suramadu untuk memaklumi jikalau ada pengerjaan pasokan daya listrik.

Pemasangan SKTT ini diperuntukkan untuk kepentingan masyarakat Madura yang akan mendapatkan peningkatan pasokan suplai energi listrik dan mendukung pertumbuhan pembangunan dan ekonomi di Madura

"Saat ini wilayah Madura disokong oleh 2 sirkit yaitu SUTT 150 kV Ujung/Kenjeran- SKTT 150 kV Suramadu 1 & 2- SUTT 150 KV Bangkalan/Gilitimur. Kegiatan yang dilaksanakan dalam mendukung tujuan diatas yaitu dengan dilaksanakannya pekerjaan SKTT 150 KV Kedinding - TX Bangkalan sirkit 3 dan 4. Sehingga total jika konstruksi selesei akan menjadi dua kali lipat yaitu 600 kV ," ungkapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Khofifah optimistis pemasangan SKTT ini rampung akan mendukung seluruh geliat aktifitas ekonomi, kegiatan keagamaan utamanya pesantren pesantren hingga sektor UMKM akan bergerak tumbuh.

"Kesemuanya ini untuk kepentingan masyarakat Madura dimana jika tersambung akan menghasilkan pasokan listrik dua kali lipat. Sektor ekonomi, pesantren, UMKM dan kehidupan keagamaan saya yakin bisa lebih maksimal semua bisa terkoneksi dengan baik," terangnya.

"Jadi warga yang mengakses Jembatan Suramadu mohon bisa memaklumi bahwa PLN sedang bekerja untuk meningkatkan pasokan listrik di Madura," lanjutnya.

Khofifah berharap, seluruh pengerjaan SKTT bisa cepat selesai dan seluruh masyarakat Madura dan Jawa Timur bisa mendapatkan manfaat dari peningkatan kapasitas pasokan listrik yang sedang di bangun.

Sementara itu, GM PLB UIP JBTN Muhammad Ramadhansyah menegaskan kembali bahwa pengerjaan proyek ini dipastikan tidak akan menutup jalan bagi pengguna roda dua.

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

"Namun pengguna roda dua akan dialihkan ke lajur roda empat yang sudah diberikan pembatas serta diberi penerangan jalan guna keselamatan," ujarnya

Dirinya kemudian menjelaskan bahwa skema pengerjaan proyek penambahan pasokan listrik ini akan menghabiskan waktu 6 bulan dan secara bertahap. Tahap pertama pengerjaan 6 bulan di sisi Surabaya Bangkalan, dan pengerjaan tahap berikutnya dalam waktu yang sama dengan sisi ruas Bangkalan-Surabaya.

"Insya Allah pasokan listrik akan bertambah dua kali lipat dari sebelumnya. Sehingga sangat menguntungkan bagi industri yang akan tumbuh dan berkembang di wilayah madura," tutupnya

Turut mendampingi, Kadis ESDM dan Kadishub Prov. Jatim bersama GM PLN UIP JBTB Muhammad Ramadhansyah dan GM PLN UID Jatim Lasiran.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.