Jumat, 19 Jun 2026 13:26 WIB

Korban Tewas Akibat Pesta Miras Oplosan di Surabaya Bertambah, Kini Jadi 5 Orang

Ilustrasi miras/jatimnow.com
Ilustrasi miras/jatimnow.com

Surabaya - Korban tewas akibat pesta miras oplosan di Bronggalan Sawah, Pacar Kembang, Tambaksari, Surabaya jadi 5 orang, setelah salah satu peserta dinyatakan meninggal.

Kanit Reskrim Polsek Tambaksari, Iptu Agus Suprayogi mengatakan, korban tewas kelima itu bernama Arif Efendi (33), warga Kali Kepiting Jaya Gang 1, Surabaya. Korban meninggal setelah dirawat intensif beberapa hari di Rumah Sakit Unair.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Arif Efendi meninggal dunia kemarin Rabu (13/7) jam 17.00 WIB. Malamnya sekitar pukul 23.30 WIB dimakamkan di Karanggayam Wetan," terang Yogi saat dikonfirmasi jatimnow.com, Kamis (14/7/2022).

Sehari sebelumnya, Yogi dan timnya telah menggeledah dua rumah yang ditempati Ari Subagio, sang penjual miras maut tersebut. Ari sendiri juga menjadi salah satu korban tewas dalam peristiwa ini.

Dua rumah almarhum Ari yang digeledah itu berada di Bronggalan Sawah V dan Jalan Bronggalan IIB. Di sana, Yogi dan timnya menyita beberapa botol berisi miras dan jeriken berisi cukrik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Dari penggeledahan itu kami menemukan botol berisi miras dan jeriken berisi cukrik. Di rumah itu informasi yang kami dapat, seringkali digunakan untuk mengoplos (miras)," bebernya.

Selain membawa barang bukti beberapa botol miras, Yogi dan timnya juga memeriksa Rani, istri almarhum Ari. Namun dalam pemeriksaan, Rani tidak mengetahui pasti kegiatan pengoplosan miras yang dilakukan suaminya. Karena selama ini dia dan suami sering tinggal di tempat kos.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Menurut Yogi, saat Rani mengetahui aktivitas suaminya, dia malah dimarahi dan diminta untuk tidak ikut campur.

"Dia tidak tahu. Saat tanya ke suami, dia malah dimarahi, karena sifat suaminya itu diakunya memang keras," terang dia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.