Kamis, 11 Jun 2026 06:28 WIB

Kepemilikan Jembatan Glendeng Diserahkan pada Pemkab Bojonegoro

Jembatan Glendeng penghubung Bojonegoro-Tuban. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Jembatan Glendeng penghubung Bojonegoro-Tuban. (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

Bojonegoro - Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Bojonegoro gelar rapat pembahasan kepemilikan aset Jembatan Glendeng yang dilangsungkan di Gedung EJSC Bakorwil Bojonegoro, Kamis (14/7/2022).

Hasil dari rapat tersebut diputuskan kepemilikan aset/barang Jembatan Glendeng resmi milik Pemkab Bojonegoro.

Baca Juga: Dirjen Migas Sidak SPBE Tuban: Kapal Sudah Sandar, Pasokan LPG Aman!

Rapat tersebut menyusul terbitnya Surat Ditjen Bina Marga Kementrian PUPR tanggal 7 juli 2022 Nomor PA 0103-Db/836 yang menerangkan pada intinya bahwa status kepemilikan aset Jembatan Glendeng bukan merupakan aset/barang milik negara. Sehingga tanggung jawab penanganan preservasinya bukan kewenangan opemerintah pusat dan diharapkan dapat ditangani oleh pemerintah daerah.

Asisten Satu Pemerintah Kabupaten Bojonegoro Djoko Lukito menyebutkan pihaknya siap untuk ditugasi sebagai pelaksana perbaikan jembatan dengan catatan sudah berbadan hukum dan dinyatakan sah menjadi aset Kabupaten Bojonegoro.

"Bojonegoro siap menerima itu (jembatan), untuk melakukan pembangunan sepanjang seluruh kepemilikan aset sudah clear, karena kalau sudah menjadi miliknya (Bojonegoro) baru bisa melangkah pada tahapan selanjutnya," tandasnya.

Sementara Asisten Satu Tata Pemerintahan dan Kesra Pemkab Tuban, Joko Sarwono mengatakan, pihaknya sangat mendukung dengan diputuskannya status aset kepemilikan dari Jembatan Glendeng yang diserahkan kepada Pemkab Bojonegoro.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Dia berharap dengan keputusan ini dapat dilakukan langkah strategis untuk mengakomodir kepentingan masyarakat antar kedua wilayah.

"Kami setuju dan sangat mendukung dengan dicatatnya kepemilikan aset kepada salah satu pemerintah kabupaten, yang dalam hal ini yang disepakati adalah Pemkab Bojonegoro, sehingga kebutuhan masyarakat dapat diakomodir," ungkapnya.

Lebih lanjut, secara teknis Joko menjelaskan pada pelaksanaan tahapan pembangunannya nanti akan dibahas kembali barsama dinas yang berkewanangan sebagai pelaksana teknis. Dia menegaskan bahwa yang terpenting assisting untuk Jembatan Glendeng sudah jelas.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

"Nanti akan dibicarakan dengan dinas teknis masing - masing," pungkasnya.

Sebagai informasi sebelumnya status kepemilikan aset terhadap Jembatan Glendeng tidak tercatat baik di Pemkab Bojonegoro, Pemkab Tuban bahkan Pemprov Jatim. Sehingga untuk perbaikan jembatan mengalami hambatan.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.