Kamis, 18 Jun 2026 12:47 WIB

Hiu Tutul 10 Meter Tewas Terdampar di Pantai Nyamplong Jember, Jangan Mendekat!

Hiu Tutul yang terdampar di pantai Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas Jember. (Foto: Polairud Polres Jember for jatimnow.com)
Hiu Tutul yang terdampar di pantai Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas Jember. (Foto: Polairud Polres Jember for jatimnow.com)

Jember - Hiu tutul yang memiliki panjang kurang lebih 10 meter terdampar di Pantai Nyamplong, Kobong Dusun Njeni, Desa Kepanjen, Kecamatan Gumukmas pada Kamis (14/7/2022).

Beberapa nelayan sempat berusaha menolong hewan yang dilindungi tersebut. Namun tidak beberapa lama, hiu tersebut terdampar ke pinggir lagi dan akhirnya mati.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Kami sudah berusaha tadi bersama masyarakat nelayan, namun hiu ukuran 1 ton lebih dengan panjang 10 meteran tersebut ketika kami dorong ke laut kondisinya memang seperti kelelahan dan akhirnya terdampar lagi dan mati," kata Afif warga di Pantai Nyamplong.

Sementara, Kasat Polairud Polres jember AKP Nai mengatakan pihaknya mengaku mendapat laporan ada hiu terdampar itu pada pukul 09.00 WIB.

"Iya benar, jika di pantai selatan ada hiu terdampar dengan panjang 10 meter dan berat lebih dari 1 ton," jelasnya.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Untuk penyebabnya, Nai mengatakan hal itu biasanya terjadi karena cuaca ekstrem. Seperti angin kencang disusul gelombang besar. Sampai membuat hiu tersebut terdampar di Pantai Selatan Jawa.

"Itu biasanya memang karena cuaca ya, terutama angin arah dari Australia, dimana menang beberapa hari terakhir cukup ekstrem," ujarnya.

Baca Juga: Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Untuk selanjutnya, ia akan menjaga bangkai hiu ini agar tidak ada warga yang mendekat, karena sangat berbahaya bagi warga.

"Selain bakteri dari bangkai yang ditimbulkan, ombak yang besar juga sangat berbahaya," tegas dia.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.