Jumat, 19 Jun 2026 12:05 WIB

Melihat dari Dekat Kekejaman Ibu di Surabaya Aniaya Bayinya hingga Tewas

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 12 Jul 2022 17:26 WIB
Tersangka Eka Sari Zuni saat menjalani rekonstruksi penganiayaan terhadap bayinya di Surabaya (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Tersangka Eka Sari Zuni saat menjalani rekonstruksi penganiayaan terhadap bayinya di Surabaya (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

Surabaya - Polsek Wonocolo menggelar rekonstruksi penganiayaan bayi 5 bulan hingga tewas di tangan ibu kandungnya sendiri, Selasa (12/7/2022).

Rekonstruksi itu diikuti langsung oleh tersangka, Eka Sari Zuni (25), warga Jalan Siwalankerto Tengah Gang Anggur No. 121, Surabaya. Dalam rekonstruksi itu, ada 19 adegan diperagakan, mulai melempar hingga memukul korban.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Tersangka Eka awalnya menjalani rekonstruksi dari ruang tamu rumahnya. Setelah itu, ia dibawa menuju lantai dua, tempat penganiayaan terjadi. Di sini, tersangka memeragakan beberapa adegan.

Namun, terdapat beberapa adegan yang berbeda dari yang diperagakan tersangka, dengan keterangan atau pengakuan tersangka saat dilakukan pemeriksaan saat itu.

Kapolsek Wonocolo, Kompol Roycke Hendrik mengatakan bahwa perbedaan tersebut terdapat pada penganiayaan tersangka terhadap anaknya.

Saat diperiksa, saat itu tersangka mengaku melempar anaknya di atas kasur sebanyak dua kali dan memukul punggung hanya satu kali. Namun dalam rekonstruksi, ternyata tersangka melempar anaknya hanya satu kali dan memukul dua kali di bagian punggung dan dada.

"Nah, pada adegan ke-12, korban ini dibalik lagi kemudian dipukul di dada dan langsung berhenti menangis. Kemungkinan di situlah korban mengalami sesak nafas dan mengakibatkan sirkulasi oksigen berhenti hingga kemudian meninggal dunia," terang Roycke usai rekontruksi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Terkait kondisi kejiwaan dari tersangka, Roycke mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu informasi hasil tes kejiwaan yang dilakukan Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.

"Mungkin pekan ini hasil tesnya keluar. Kami akan lansir dari RS Bhayangkara Surabaya, prosesnya," jelas Roycke.

Sementara tersangka Eka hanya menggeleng-gelengkan kepala saat ditanya awak media. Tidak ada ucapan apapun yang keluar dari mulutnya.

Sebelum dibawa anggota Polsek Wonocolo ke dalam mobil setelah rekonstruksi, wanita bertato di lengan itu tampak berpamitan kepada sang ibunda, Eti Suharti Basri (47), yang juga dihadirkan di lokasi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Korban ditemukan tewas membusuk di dalam rumah tersebut pada Sabtu (25/6/2022). Di hari itu, ternyata tersangka Eka dan Riki, suaminya sedang pergi liburan ke Yogyakarta.

Kasus tewasnya bayi itu terungkap setelah nenek korban, Eti Suharti memberitahu tetangganya yakni Adam, jika cucunya itu telah meninggal dunia sejak Rabu (22/6/2022). Namun tidak dimakamkan oleh kedua orangtuanya.

Atas informasi itulah, Adam kemudian melapor ke perangkat kampung setempat dan diteruskan ke Polsek Wonocolo, hingga kasus tersebut terungkap.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.