Rabu, 17 Jun 2026 20:39 WIB

Dua Pelaku Penipuan Bermodus Guru dan Sales Palsu Dihajar Massa di Jombang

Pelaku penipuan saat dimasa warga di Desa Dukuhdimoro Mojoagung. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Pelaku penipuan saat dimasa warga di Desa Dukuhdimoro Mojoagung. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Dua orang pelaku penipuan menjadi sasaran amuk masa di area pertokoan yang ada di Desa Dukuhdimoro, Mojoagung, Kabupaten Jombang, pada Selasa (12/7/2022) pagi.

Keduanya babak belur, setelah diamuk massa. Kedua pelaku ini melakukan penipuan pada beberapa orang yang berjualan di toko.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Dua orang pelaku ini berbagi peran. Salah satu pelaku menjadi seorang salesman yang menawarkan peralatan Pramuka, dan satu orang lagi berperan sebagai seorang guru yang sedang mencari peralatan Pramuka.

Subandi (58) salah satu korban gendam menjelaskan, awalnya salah satu pelaku yang berpura-pura menjadi seorang guru mendatangi toko miliknya. Pelaku saat itu sedang mencari peralatan Pramuka dengan jumlah banyak.

"Mereka itu pelaku penipuan modus gendam. Saya ini korban pertama kena 3 juta, terus jarak seminggu tetangga saya kena 1 juta, terus sekarang mau kena lagi," ungkapnya, pada sejumlah jurnalis.

Lebih lanjut, ia menjelaskan awalnya pelaku yang berpura-pura menjadi salesman menawarkan kaos kaki. Selang beberapa menit datang lagi seorang pelaku yang berpura-pura menjadi guru.

"Pelaku dua orang yang satu jadi sales dan yang satu jadi guru. Awalnya yang guru ini datang mencari peralatan sekolah. Saya ini buka toko tapi tidak jualan peralatan sekolah," terang Subandi.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

Selanjutnya, pelaku yang menjadi sales itu tiba-tiba datang ke toko. Dan setelah itu ditanya sama yang berpura-pura jadi guru.

"Selanjutnya yang jadi sales itu tiba-tiba nawarin kaos kaki, selanjutnya yang jadi guru itu telepon ke kepala sekolah, tanya soal hasduk Pramuka, dan dijawab sudah ada, tinggal pin. Terus yang jadi guru itu tanya sales apa ada pin," bebernya.

Usai ada pin dengan jumlah 1000 item, guru palsu ini meminta pada Subandi untuk membeli pin tersebut dari sales. Dengan harga Rp3000 per bijinya.

"Ya saya disuruh nalangi beli di sales 3 juta, nanti dimasukkan tagihan ke kapala sekolah 4 juta. Jadi saya untung 1 juta, tapi ya setelah itu orangnya pergi tidak balik. Jadi di rumah saya sudah ada pin 1000 biji," ujarnya.

Baca Juga: Pria Sidoarjo Beli Motor Ninja di Jember Diduga Pakai Uang Mainan

Subandi membenarkan kedua pelaku dihajar oleh masa yang geram dengan ulah mereka.

"Itu satu komplotan, pin-nya sampai sekarang masih ada di rumah. Ya mereka sempat dimasa," pungkasnya.

Kini kedua pelaku diamankan di Polsek Mojoagung Jombang, guna kepentingan lebih lanjut.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.