Sabtu, 13 Jun 2026 00:59 WIB

Ini Tips Olah Daging Kurban ala Pemkab Lamongan, Dijamin Aman dari PMK

Salah satu tempat penyembelihan hewan kurban di Kecamatan Turi, Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Salah satu tempat penyembelihan hewan kurban di Kecamatan Turi, Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Zonosis atau berpindahnya virus penyakit mulut dan kaki (PMK) hewan ke manusia dipastikan tak terjadi. Meski demikian, siapa sih yang mau mengkonsumsi daging yang kurang sehat? Pemkab Lamongan berbagi tips mengolah daging hewan kurban di tengah wabah PMK.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lamongan, Imam Mukhtar menyampikan ada tips agar daging kurban benar-benar sehat dan layak dikonsumsi.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

"Tips itu berkenaan dengan cara memasak, cara menyimpan, hingga cara membuang plastik bekas wadah daging kurban," ungkapnya, Sabtu (9/7/2022).

Selain itu, kata Imam Mukhtar, meski dipastikan tak menular ke manusia, daging sapi yang terjangkit PMK punya kerawanan tersendiri utamanya pada kesehatan lingkungan.

"Yang penting bagaimana agar virus itu tidak mencemari lingkungan," ujarnya.

Untuk cara mengolah daging, agar benar-benar bersih dan layak dikonsumsi. Daging yang didapat dari hasil kurban sebaiknya dimasak kurang lebih 30 menit pada air mendidih.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Untuk mencegah pencemaran lingkungan sebaiknya daging kurban tidak usah dicuci, langsung dimasak selama 30 menit," paparnya.

Demikian pula, terang Imam, kalau mau disimpan, daging yang baru didapat langsung dipindahkan ke kulkas bagian chiller room selama 24 jam, kemudian baru dipindah ke freezer.

"Penyimpanan ini dapat membantu membunuh virus PMK, selain itu daging juga bisa empuk," urainya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Setelah itu, untuk cara membuang plastik bekas daging warga diimbau lebih berhati-hati dengan terlebih dahulu merendam plastik dengan cairan pemutih baju atau cuka dapur.

"Ini dapat membantu mengurangi pencemaran lingkungan," terang dia.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.