Kamis, 25 Jun 2026 01:25 WIB

Salut! Cewek Mojokerto Terpilih Putri Pemberdayaan Perempuan Indonesia

Reza Fiolentina Zafira Wulansari terpilih sebagai Puteri Pemberdayaan Perempuan Indonesia 2022. (Foto: Fio for jatimnow.com)
Reza Fiolentina Zafira Wulansari terpilih sebagai Puteri Pemberdayaan Perempuan Indonesia 2022. (Foto: Fio for jatimnow.com)

Mojokerto - Reza Fiolentina Zafira Wulansari terpilih sebagai Puteri Pemberdayaan Perempuan Indonesia 2022. Wanita berusia 22 tahun itu keluar sebagai nomor satu setelah menyisihkan peserta lain dari berbagai dari di Indonesia.

Ajang pemilihan ini digelar oleh IPPI (Ikatan Pemuda Prestasi Indonesia) dan dilaksanakan di Kota Bandung. Selanjutnya, gadis dengan sapaan Fio ini akan mewakili Indonesia dalam ajang Miss Tourism Queen Worldwide yang akan digelar di Malaysia.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Saya mohon dukungannya, karena setelah ini saya sebagai pemenang Puteri Pemberdayaan Perempuan Indonesia 2022 akan dikirim ke ajang Miss Tourism Queen Worldwide di Malaysia mewakili Indonesia. Dan akan fokus melanjutkan pendidikan beasiswa S2 sebagai hadiah utama pemenang," kata Fio saat dihubungi jatimnow.com, Selasa (5/7/2022).

Fio bercerita, untuk mengikuti ajang pemilihan Putri Pemberdayaan Perempuan Indonesia ini, dirinya mendaftar di tingkat provinsi dan menjalani seleksi.

"Saya lolos seleksi provinsi dengan ranking satu. Menjadi wakil Jawa Timur dan maju ke Pemilihan Puteri Pemberdayaan Perempuan Tingkat Nasional," terangnya.

Menurut Fio, awalnya dia kebingungan saat melaju ke tingkat nasional karena ajang ini merupakan pertama kali ia mengikuti kontes Pageant.

"Saya mulai kebingungan karena ini pertama saya ikut kontes Pageant di tingkat Nasional. Saya kebingungan mencari sponsor gaun, national kostum dan masih banyak lainnya," ujarnya.

Tetapi dia sangat beruntung karena menerima support langsung dari Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto untuk berangkat ke Bandung dalam karantina ajang tersebut.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

"Alhamdulillah saya mendapat support dan sponsor dari Bu Ita Wali Kota Mojokerto dan Pak Supriyadi Karima Syaiful. Sehingga saya bisa maju ke kancah Nasional dan berangkat ke Bandung," tuturnya.

"Adapun dalam karantina; attitude, public speaking, kemampuan problem solving, modelling, unjuk bakat, focus group discussion dan advokasi kami dinilai dengan bobot 40 persen. Sebagai bahan pertimbangan untuk memilih top 5 Finalis di malam grand final," tambah mahasiswi UPN Surabaya ini.

Ditanya alasan mengikuti ajang ini Fio menjelaskan jika pemilihan ini selaras dengan dirinya.

"Tujuan saya sebagai perempuan yang independen, untuk mensupport dan memberdayakan perempuan lainnya," tutur dia.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

"Saya merasa ajang ini menjadi wadah yang tepat untuk saya mendorong, melayani dan memberdayakan perempuan lain untuk mengejar mimpi mereka. Dan meraih apapun yang mereka inginkan tanpa kekangan dan rasa takut," lanjut dara kelahiran Kota Mojokerto, 27 Mei 2002 ini.

"Saya selalu percaya bahwa hidup itu soal menanam, kebaikan akan kembali kepada kita yang berbuat baik kepada sesama. Perempuan yang hebat bukanlah perempuan yang sukses sebagai satu individu, namun perempuan yang hebat ialah perempuan yang bermanfaat dan menyebarkan kebaikan bagi sesama," imbuhnya.

"Di ajang ini saya berharap dapat bertemu dengan perempuan hebat untuk bersatu memperjuangkan pemberdayaan perempuan, mengampanyekan women empowerement. Sekaligus menjadi wadah untuk mensupport perempuan lainnya," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.