Rabu, 17 Jun 2026 05:33 WIB

Harga Kebutuhan Pokok di Lamongan Melonjak Jelang Idul Adha

Salah satu pedagang di pasar tradisional Sidoharjo Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Salah satu pedagang di pasar tradisional Sidoharjo Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Harga kebutuhan pokok di Kabupaten Lamongan melonjak seiring datangnya Idul Adha 1443 H. Komoditi yang paling signifikan ialah bawang merah.

Menurut penuturan, salah satu pedagang di Pasar Tradisional Sidoharjo, Zumroh, kenaikan harga terjadi hampir setiap hari sejak Idul Fitri.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Harga bawang merah itu setiap hari naik, rata-rata Rp2 ribu per kilogram, hingga sekarang harganya Rp60 per kilogram," tuturnya Selasa (5/7/2022).

Demikian pula dengan harga tomat. Harga terakhir saat ini mencapai Rp20 ribu per kilogram.

"Harga tomat yang sebelumnya Rp8 ribu, naik jadi Rp12 ribu, kemudian Rp15 ribu dan kini Rp20 ribu per kilogram," kata Zumroh.

Hal yang sama juga diketahui terjadi pada komoditi cabai rawit, yang masih bertahan di harga Rp100 ribu per kilogram. Sedangkan harga cabai merah besar mengalami kenaikan hingga menyentuh Rp80 ribu per kilogram.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

"Cabai merah kemarin harganya hanya Rp65 per kilogram," kata pedagang lain, Khumaimah.

Dikonfirmasi terpisah, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, Moh. Zamroni, mengakui adanya kenaikan harga beberapa komoditi menjelang Idul Adha.

"Saya sudah ngecek di beberapa kabupaten juga sama (mengalami kenaikan). Mahalnya harga bawang ini karena adanya pengaruh cuaca, masih ada turun hujan dan petani bawang tidak leluasa bisa menjemur bawang," tuturnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Lebih lanjut Zamroni mengatakan, meski mengalami kenaikan harga menjelang Idul Adha, namun stok semua komoditi di Lamongan masih tercukupi.

"Kalau stok cukup, Insya Allah tidak begitu masalah," ucap Zamroni.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.