Minggu, 21 Jun 2026 10:12 WIB

Gagal Senyum Maszeh, Prestasi Lamongan di Porprov Jatim Jeblok

Kontingen Lamongan yang bertanding di ajang Porprov VII Jawa Timur. (Foto: KONI Lamongan for jatimnow.com)
Kontingen Lamongan yang bertanding di ajang Porprov VII Jawa Timur. (Foto: KONI Lamongan for jatimnow.com)

Lamongan - Kontingen Kabupaten Lamongan harus puas finish di urutan ke-13 dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur VII 2022. Hal itu juga menegaskan target finish di peringkat 8 besar pupus.

Prestasi Lamongan di ajang 2 tahunan itu merosot tajam dibanding torehan yang ada pada tahun 2019 silam. Saat itu Lamongan finish di peringkat ke-9.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Pada gelaran Porprov tahun ini Lamongan hanya berhasil mengumpulkan mengumpulkan 16 medali emas, 16 perak dan 25 perunggu, dengan total nilai 121.

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lamongan, Djanadi mengaku target 10 besar gagal direnggut.

"Target kita memang masuk 10 besar, dengan target perolehan medali 26 emas, 17 perak dan 20 perunggu," ujar, Djanadi, Senin (4/7/2022).

Dibalik gagalnya kontingen Lamongan itu, tandas Djanadi, dipengaruhi beberapa faktor salah satunya cabang olahraga (Cabor) unggulan yang kurang impresif.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Selain, teman-teman di daerah lain sangat siap. Juga ada beberapa Cabor yang memang kita target, yang meleset tidak dapat medali," tuturnya.

Diterangkannya, beberapa Cabor unggulan itu seperti panjat tebing yang hanya mampu meraih 1 medali perak padahal targetnya 2 emas. Juga, gulat yang ditarget 2 emas hanya meraih 2 perak.

"Kemudian panahan dulu Lamongan memang merajai, tapi kemarin kosong, ndak dapat medali. Kemudian beberapa Cabor permainan, yang kita target seperti sepakbola putra (target emas), kita kosong (tidak dapat medali), bola voly (target perak) juga kosong, Hanya sepak bola putri yang dapat perunggu. Kemudian bola tangan kemarin kita target emas, tapi cuma dapat perunggu," urainya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Meski begitu, pihaknya tak patah arang dan tetap mengapresiasi perjuangan para atlet yang telah membawa nama Lamongan ke ajang regional tersebut. Juga bakal melakukan evaluasi.

"Kami akan lebih selektif lagi untuk capai target. Kami akan kumpulkan semua Cabor untuk evaluasi. Kami akan petakan lagi sesuai perkembangan daerah, karena perkembangan daerah lain cukup luar biasa. Kemudian beberapa Cabor juga akan kita pacu untuk membuat kejuaraan tingkat kabupaten," paparnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.